
Pekalongan, CyberNews. Untuk menggalang kekuatan, koalisi enam parpol membentuk pengurus. Seluruh ketua partai menjadi dewan pembina. Kemudian koalisi itu juga menentukan ketua, sekretaris dan bendahara.
"Saya kira, koalisi ini akan makin erat ikatannya dalam menentukan sikap menghadapi Pilkada yang direncanakan dilakukan 16 Juni mendatang," kata Nusron SAg, Ketua Koalisi kepada Suara Merdeka, Minggu (7/3).
Melihat komunikasi antarparpol yang baik selama ini, diyakini sampai pemilihan tidak akan terjadi perpecahan atau anggota partainya berkurang. Bahkan, bisa jadi, jumlah anggota parpol bisa bertambah.
Ke enam parpol yang berkoalisi itu, adalah PKB, PDI-P, PPP, PAN, Partai Demokrat, dan Gerindra. Sebagai ketua dipilih beberapa orang, yakni Ismet Inonu dari PDI-P, Abdul Rozak (PPP), Nusron (PKB), Aris Kurniawan (PAN), Subali (Gerindra), Isgiarto (Partai Demokrat).
Sedangkan sekretaris koalisi adalah Bambang Isnunarto, Fatoni, Taufiqurahman (PPP). kemudian bendahara diserahkan pada Karibkin (PDI-P), Agus (Partai Demokrat), dan Riana (Gerindra).
Koalisi itu, kata dia sudah mendapatkan lamaran dari beberapa bakal calon wali kota. Selain itu, koalisi juga menawari beberapa calon yang dinilai memiliki potensi untuk memenangkan Pilkada, antara lain Abu Almafachir. "Kami sudah menawarkan pada Abu Almafachir, namun dia belum memberikan jawaban," katanya.
( Trias Purwadi / CN13 )