
Pekalongan, CyberNews. Karena tidak mau mengantarkan pergi, Amat Nurahman (17), warga Kertoharjo, Gang 9, Pekalongan Selatan, dendam terhadap tetangganya yang bernama Fatkhurozi. Kemudian, pemuda yang mengaku sebagai kernet bus di Kota Semarang itu mencuri tujuh ekor burung merpati di rumah korban. Namun dua jam setelah aksi pencurian tersebut, pelaku tertangkap dan dihajar massa.
Kejadian itu bermula ketika tersangka dari Kota Semarang bermain ke rumah Burhan, kakaknya yang tinggal di Kelurahan Kertoharjo. Di rumah kakaknya, karena ditunggu cukup lama, saudaranya belum juga terlihat, pemuda itu memutuskan untuk pulang ke Semarang.
Pada saat itu, kebetulan korban Fatkhurozi muncul dan korban meminta supaya diantarkan ke daerah Medono. Namun karena korban tidak mau memenuhi permintaan tersebut dan pergi meninggalkannya, tersangka menjadi dendam.
Sekitar pukul 03.00 dinihari, dia datang ke rumah korban dan mencuri tujuh burung merpati yang disimpan di kandang. Setelah berhasil membawa barang curian, tersangka kabur menuju ke sekitar pertigaan Bendo, Buaran. Ketika sedang beristirahat di pinggir jalan, tiba-tiba korban dan sejumlah tetangganya sudah berada di dekatnya dan langsung menghajarnya. Setelah itu, tersangka bserta tujuh ekor burung merpati curiannya dibawa ke Mapolsekta Pekalongan Selatan untuk diamankan.
Ditemui terpisah, Kapolsekta Pekalongan Selatan AKP Ghufron menjelaskan, sambil menunggu penyidikan untuk sementara tersangka diamankan di sel tahanan tempat kerjanya. Menurutnya, dalam situas seperti saat ini banyak orang-orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan kelengahan untuk berbuat jahat.
( Achid Nugroho / CN14 )