
Foto: AP/Muammar Awad
Yerusalem, CyberNews. Dari jalur Gaza dilaporkan, polisi Israel terlibat bentrok dengan warga Palestina, Jumat (5/3) lalu di Masjid Al-Aqsa yang menjadi salah satu situs tersuci bagi umat Islam. Kejadian ini terkait kritikan Palestina yang mendorong AS untuk kembali menghidupkan perundingan damai antara kedua belah pihak yang bertikai.
Polisi dengan perlengkapan anti huru-hara terlihat menyerbu para demonstran dari pihak Palestina yang melemparkan batu acara doa mingguan.
Pihak polisi dan pejabat rumah sakit menyebutkan bahwa puluhan orang terluka dalam bentrokan yang berakhir dengan mundurnya aparat kepolisian dari kompleks Masjid Al-Aqsa setelah melakukan negosiasi dengan penguasa Muslim setempat.
Pecahnya kekerasan baru, di mana pihak kepolisian Israel menembakkan gas air mata dan melemparkan granat kejut untuk membubarkan demonstran yang terus melemparkan batu, terjadi kurang dari seminggu setelah kejadian serupa pada situs keagamaan utama di Yerusalem, tepat pada saat kunjungan pejabat senior AS yang mencoba melakukan pendekatan baru untuk proses perdamaian.
Presiden AS Barack Obama dan utusan Timur Tengah George Mitchell diperkirakan akan tiba di wilayah konflik ini. Kedua pejabat ini dijadwalkan akan bertemu dengan pemimpin Israel dan Palestina. Pertemuan ini diharapkan dapat memulai perundingan damai antara pihak-pihak yang bertikai.
Sebelumnya dilaporkan, dalam bentrokan yang terjadi Jumat (5/3) lalu, sembilan polisi cedera dan dirawat di rumah sakit serta enam orang lainnya mendapatkan pertolongan pertama di tempat kejadian. Polisi israel juga berhasil menangkap delapan orang Palestina yang dianggap sebagai sumber kerusuhan.
( Yuska , AFP / CN14 )