
Solo, CyberNews. Malang nasib Sri Lestari (17). Betapa tidak? Siang hari, siswi salah sebuah SMA di Kabupaten Karanganyar ini dipacari dengan diajak mengunjungi tempat rekreasi. Namun malam harinya, perhiasan, uang dan ponsel-nya dirampas.
Kasus perampokan pada pelajar ini, diawali masuknya pesan singkat (SMS) ke ponsel Sri Lestari, dari pria yang mengaku Triyono sebagai paman korban. Dalam pesan singkat itu disebutkan, Triyono ingin bertemu di Sedayu Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar.
Tanpa curiga, korban bergegas ke Sedayu dengan mengendarai sepeda motor AD 6751 VP. Tiba di Sedayu, sepeda motor korban langsung diambil alih tersangka yang ketika itu wajahnya tak dikenali karena tertutup helm. Seharian berboncengan, belakangan baru diketahui yang memboncengkannya ternyata Arisnanto (20), bukan pamannya Triyono sebagaimana yang disebutkan dalam SMS.
Korban kenal Arisnanto, karena sama-sama masih bertetangga, yakni sama-sama tinggal di Dusun Dlangin RT 2/RW
VI Desa Lemahbang Kecamatan Jumantono.
Malam harinya, keduanya menuju ke hutan Kethu Wonogiri. Di tengah hutan itu, Arisnanto mendorong, memukul dan mencekik korban serta merampas perhiasan emas berupa kalung dan cincin. Juga merebut paksa uang saku korban berjumlah Rp 40 ribu dan ponsel, serta sepeda motornya.
Tersangka kabur dengan mengendarai sepeda motor milik korban. Namun pada Minggu (28/2), polisi yang dikomandani Kapolsekta AKP (Polwan) Hadijah Shahab, berhasil menangkap tersangka, juga menyita barang buktinya.