panel header
CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
27 Februari 2010 | 12:19 wib
Tersangka Penyelundupan Ekstasi Diperiksa Di Mapolda DIY

 
Yogyakarta, Cybernews.
Mapolda DIY hingga hari ini, Sabtu (27/2) masih terus melakukan pemeriksaan terhadap Meixiu Zhou asal Guangzhou, Guangdong, China, karena tertangkap Bea Cukai Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, dalam upaya menyelundupkan 9.976 butir pil ekstasi dari Kuala Lumpur.

"Masih kita mintai keterangan dan kita periksa," kata petugas di Mapolda DIY, Sabtu (27/2). Pembawa pil jahat dari negeri Jiran itu adalah Meixiu Zhou, perempuan kelahiran 1 Agustus 1986 di Guangzhou, Guangdong, China. Dia tertangkap oleh petugas Bea Cukai Bandara Adisutjipto, Jumat (26/2) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Sementara dalam keterangannya kepada wartawan, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC) Yogyakarta, Sucipto mengatakan, pil ekstasi dimasukkan dalam amplop, yang diselipkan di dalam tas koper.

"Koper itu disobek bagian dalamnya, dan kemudian benda itu ditempatkan di antara kain pelapis dalam dengan kulit luar koper. Baru kemudian ditutup rapat dan koper diisi dengan pakaian," katanya.

Dalam pemeriksaan awal, petugas curiga karena dari hasil pindai Sinar X menunjukkan adanya butiran-butiran. Setelah pakaian dikeluarkan dari koper, pemeriksaan Sinar X kembali dilakukan, ternyata bulatan-bulatan itu masih terlihat. Sehingga petugas memutuskan untuk membongkar koper tersebut. Ternyata benar, petugas berhasil menemukan ribuan butir pil ekstasi. Petugas bea cukai langsung melakukan koordinasi dengan petugas kepolisian.

Sucipto mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara, dikenali sebagai 3-Triflouromethylphenylpiperazine (TFMPP) yang mempunyai fungsi MDMA atau ekstasi. "Keseluruhannya di pasaran internasional bernilai sekitar Rp 1 miliar," katanya.

Meixiu Zhou, pemegang paspor Republik Rakyat China nomor G38561117 ini tiba di Yogyakarta dari Kuala Lumpur dengan menggunakan pesawat Air Asia nomor penerbangan AK 594.

Kepada petugas perempuan muda itu mengaku baru pertama kali datang ke Indonesia. Ia masuk dengan menggunakan visa kerja sebagai pedagang buah-buahan.

Ia juga mengaku, barang itu bukan miliknya, sebab hanya titipan seseorang yang harus diserahkan kepada seseorang di Jakarta. Namun, hingga saat ini Meixiu masih belum mau mengungkap siapa yang menitipkan tas koper tersebut dan siapa yang akan menerimanya.

Kepada petugas, Mexiu mengaku, dari Yogyakarta memang akan melanjutkan perjalanannya ke Jakarta. Namun saat digeledah ternyata tidak memiliki tiket tujuan Jakarta.

Sementara Manajer Operasional PT Angkasa Pura I Cabang Adisucipto, Halendra YW mengemukakan, ini merupakan yang pertama adanya upaya penyelundupan besar-besaran.

( Sugiarto / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
12 Februari 2012 | 07:38 wib
Dibaca: 13
12 Februari 2012 | 07:22 wib
Dibaca: 21
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 234
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 299
11 Februari 2012 | 23:35 wib
Dibaca: 151
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER