
Kebumen, CyberNews. Prosesi pemakaman Ana Zuraida (23) mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta yang ditemukan tewas di kamar kostnya diwarnai isak tangis keluarga, Rabu (24/2).
Bahkan ibu korban jatuh pingsan saat jenazah putri tercinta akan diberangkatkan ketempat pemakaman keluarga yang berada tepat dibelakang rumahnya di Desa Tersobo, Kecamatan Prembun, Kebumen.
Pemakaman putri kedua pasangan Wan Sagaf (56) dan Fatma (50) itu juga diwarnai isak tangis teman-teman korban yang ikut datang dari Yogyakarta. Sejumlah tokoh tampak hadir, seperti Plt Bupati Purworejo, Mahsun Zain.
Sebelum dimakamkan di tempat pemakaman keluarga, jenazah mahasiswi Jurusan Bahasa dan Sastra Arab semester 8 itu terlebih duhulu disemayamkan di rumahnya untuk dishalatkan.
Wan Sagaf, ayah korban merasa terpukul dengan kepergian putrinya yang tak wajar ini. Dirinya tak menduga Agus Setiawan, pria yang ada difoto bersama putrinya, yang ia kenal baik, dan mengaku bekerja di salah satu perusahaan PJTKI merupakan orang yang diduga kuat sebagai pembunuh anaknya.
Pihak keluarga korban menuntut pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku. "Agus pernah mengontrak di salah satu rumah kontrakan saya di prembun," katanya.
( Supriyanto / CN14 )