
Pekalongan, CyberNews. Maraknya penyakit flu burung yang melanda unggas di Kabupaten Brebes merembet ke Kota Pekalongan. Dari pantauan petugas Dinas Pertanian, Peternakan, dan Kelautan (DPPK), puluhan ekor unggas jenis ayam di RT 2 RW 3, Kelurahan Soko, Pekalongan Selatan positif terkena penyakit yang diakibatkan virus Avian Influenza. Untuk mencegah terjadi penularan yang lebih luas, lebih kurang 53 ekor ayam milik delapan warga setempat sudah dimusnakan.
"Begitu mengetahui ada yang positif terkena flu burung, kami langsung bertindak dengan membakar dan mengubur ayam," ujar Kabid Peternakan DPPK Ir Anita Herukusomorini didampingi Kasi Produksi Wildan Khadik.
Selain memusnakan unggan yang terkena penyakit itu, tandas Anita, semua unggas yang sehat milik warga sekitar langsung divaksin. Kemudian sejumlah petugas juga melakukan penyemprotan cairan desinfektan ke seluruh kandang unggas. Untuk
mengantisipasi agar penyakit yang menyerang unggas tersebut tidak berkembang semakin luas, DPPK juga memberikan sosialisasi ke warga soal flu burung.
Anita menuturkan, dalam sosialisasi tersebut masyarakat diminta untuk sementara tidak membeli ayam dari luar, lalu dipelihara di rumah. Pasalnya, flu burung yang menyerang puluhan unggas warga Kelurahan Soko, Pekalongan Selatan diduga berasal dari luar.
Ditambahkan, saat ini DPPK terus melakukan pantauan di kelurahan tersebut. Pasalnya, meski ayam yang terkena penyakit itu sudah dimusnakan, disinyalir virus avian influenza belum sepenuhnya hilang karena di Kota Pekalongan sekarang masiih sering turun hujan.
"Karena intensitas matahari kurang, maka akan menyebabkan virus tidak cepat mati," paparnya.
Masyarakat sekitar diminta lebih waspada, dalam hal ini, mereka harus benar-benar memperhatikan tentang lalu lintas ternak di daerahnya.
( Achid Nugroho / CN16 )