
Majenang, CyberNews. Usaha perampokan bersenjata api di Majenang, Jumat (19/2) berhasil digagalkan. Sang korban berani melawan saat perampok bersenjata pistol FN berusaha merampas uang sekitar Rp 30 juta di dalam tasnya.
Mendapati perlawanan tersebut, dua orang pelaku langsung kabur tanpa membawa hasil. Hal itu dialami oleh Eko Sugianto (43) warga Desa Jenang, Kecamatan Majenang. Pria itu didekati sebuah sepeda motor yang dikendarai dua orang perampok bersenjata api sepulangnya dari bank BCA Majenang.
Kejadian berlangsung di jalan Ki Adeg Desa Jenang RT5 RW4 Kecamatan Majenang sekitar pukul 11.20 WIB. Eko dikuntit pelaku dalam perjalanan dari BCA menuju ke rumah bosnya, Gunawan yang tinggal beberapa meter dari lokasi kejadian.
Perampok itu berhasil menendang sepeda motor yang dikendarai Eko hingga terjatuh. Melihat dirinya akan dirampok, Eko pun memberikan perlawanan. Bahkan dia sempat berkelahi dengan salah seorang perampok yang turun dari sepeda motor bebek Jupiter Z.
Adapun perampok yang satu lagi tetap berada di atas motornya. Keduanya memakai jaket kain, masker, dan helm standar, sehingga sulit dikenali identitasnya. "Orangnya cilik duwur (kecil tinggi)," kata Eko.
Saat berkelahi itu, salah seorang perampok mengeluarkan pistol jenis FN dan menembakkannya. Beruntung tembakan itu tidak mengenai korban, hanya mengenai lantai depan sebuah toko. Eko sempat lari ke dalam rumah pemilik toko tersebut dan perekelahian kembali terjadi di dalam rumah.
Sang pemilik rumah sempat keluar dan menyaksikan usaha perampokan itu. Mendapati perlawanan itu, perampok akhirnya kabur ke arah utara tanpa membawa hasil. "Saya sempat melihat mereka gelut (berkelahi). Saya kira berkelahi karena srempetan motor, tapi ternyata perampoknya mengeluarkan pistol," kata Sukanto (50) pemilik toko tersebut.
Kapolres Cilacap, AKBP Guruh Ahmad Fadiyanto melalui Kapolsek Majenang, AKP I Made Artana mengatakan, anggotanya yang didampingi Eko sempat melakukan pengejaran pelaku sampai perbatasan Jateng-Jabar. "Pelaku sempat satu kali menembakkan senjata api jenis FN, selongsong dan proyektilnya ditemukan di TKP. Anggota kami sedang melakukan pengejaran," katanya.
Dengan adanya peristiwa itu, dia berpesan agar warga yang membawa uang dalam jumlah banyak lebih berhati-hati. Jika mengambil uang dari bank sebaiknya tidak dilakukan rutin dalam waktu yang sama. Selain itu, masyarakat bisa meminta pengawalan kepolisian tanpa dipungut biaya. "Kalau mau ambil uang jangan rutin dalam waktu yang sama, sehingga mudah ditebak. Selain itu hendaknya meminta pengawalan kepolisian, gratis," katanya.
( Khalid Yogi / CN13 )