
Brebes, CyberNews. Flu Burung di Kabupaten Brebes terus meluas. Kurang lebih 11 ribu ekor ayam petelur milik peternak di Dukuh Karang Bawang Desa Pakujati, Kabupaten Brebes, ditemukan mati mendadak. Hasil pemeriksaan tim Dinas Peternakan setempat, ayam-ayam tersebut mati karena terserang Avian Influenza (AI) atau Flu Burung.
Plh Kepala Dinas Peternakan Pemkab Brebes, Ir Nono Setyawan melalui Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh Jhoni Murahman mengatakan, ribuan ayam petelur yang ditemukan mati mendadak itu milik enam peternak. Yakni, Kustipah sebanyak 6.100 ekor, Mukail sebanyak 1.250 ekor, Dirun sebanyak 1.000 ekor, Juri sebanyak 500 ekor, Daryo sebanyak 1.000 ekor dan Muryati sebanyak 1.250 ekor.
"Sempel kami ambil tiga ekor ayam dari setiap peternak. Dari hasil pemeriksaan kami melalui rapid test hasilnya positif AI," tandasnya.
Menurut dia, Desa Pakujati merupakan salah satu daerah yang dinyatakan edemis flu burung. Kasus flu burung pertama kali ditemukan juga dari Desa Pakujati pada tahun 2004 lalu dengan total kematian ayam sebanyak 36.000.
"Dari hasil pemeriksaan kami, penyebaran flu burung ini melalui burung liar," katanya.
Jhoni mengungkapkan, petugas masih terus melakukan pemeriksaan dan pengendalian penyebaran virus. Sebab, sampai siang ini masih ditemukan ayam mati mendadak.
"Kematian ayam ini sudah terjadi sejak 15 Februari lalu, tapi sampai sekarang masih terjadi dan jumlahnya terus bertambah," terangnya.
( Bayu Setiawan / CN16 )