panel header
BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
10 Februari 2010 | 16:11 wib
Dikeroyok Bonek, Fotografer Antara Diperiksa


Solo, CyberNews. Poltabes Surakarta mulai memproses laporan kasus penganiayaan yang dilakukan bonek terhadap Hasan Sakri Ghozali, fotografer Kantor Berita Antara, Rabu (10/2). Hasan memenuhi panggilan Poltabes untuk dimintai keterangan sebagai saksi korban.

Hasan diperiksa oleh penyidik Poltabes hampir satu jam, di ruang Korwas PPNS di lantai dua gedung Reskrim. Dalam pemeriksaan itu, Hasan didampingi Koordinator Forum Wartawan Surakarta (FWS) Ahmad Rafiq. Ditemui usai diperiksa, Hasan menjelaskan, penyidik mengajukan lebih dari 10 pertanyaan terhadapnya.

"Pertanyaannya seputar kronologis peristiwa, ciri-ciri pelaku dan seputar kejadian tersebut," katanya.

Hasan mengatakan, bonek yang mengeroyoknya sekitar 10 orang. Sebelum dipukuli, salah satu bonek merebut helm yang melindungi kepalanya dari belakang. Setelah itu, mereka memukuli fotografer itu.  Ada dugaan, bonek akan merebut kamera yang dipegang Hasan.

"Waktu dipukuli, saya refleks melindungi kamera. Saya tidak bisa menangkis, karena tangan saya melindungi kamera," jelasnya.

Koordinator FWS Ahmad Rafiq mengatakan, meski penanganan kasus ini sudah agak terlambat, karena laporan sudah dilakukan 23 Januari lalu namun baru sekarang saksi korban dimintai keterangan, pihaknya tetap meminta agar polisi mengusut tuntas kasus pemukulan terhadap Hasan.

Kasat Reskrim Kompol Susilo Utomo, mewakili Kapoltabes Kombes Pol Joko Irwanto mengatakan, pihaknya akan tetap memproses laporan atas kasus pengeroyokan Hasan.

"Meski pelaku sulit ditemukan, tapi kami akan tetap memproses kasus ini," tegasnya.

Hasan jadi korban pengeroyokan bonek, saat meliput kedatangan pendukung Persebaya itu di Stasiun Purwosari, Jumat (22/1) lalu. Saat itu, bonek dalam perjalanan menuju Bandung dengan kereta api, untuk mendukung klub sepakbola kesayangan mereka berlaga melawan Persib.

Hasan dikeroyok, saat menghindari bonek yang menyebar di stasiun dan melakukan aksi lempar batu ke arah perumahan warga. Dia terjebak di kerumunan bonek dan dipukuli, hingga kepalanya bocor dan wajahnya lebam. Hasan sempat dirawat di RS Panti Waluyo akibat luka-luka yang dideritanya. Selang sehari setelah peristiwa, dia melaporkan peristiwa yang menimpanya ke polisi untuk pengusutan lebih lanjut.

 

( Irfan Salafudin / CN16 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
07 Februari 2012 | 16:12 wib
Dibaca: 1
07 Februari 2012 | 16:00 wib
Dibaca: 13
07 Februari 2012 | 15:50 wib
Dibaca: 48
07 Februari 2012 | 15:40 wib
Dibaca: 15
07 Februari 2012 | 15:30 wib
Dibaca: 74
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 Februari 2012 | 19:18 wib
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER