panel header
NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
09 Februari 2010 | 11:15 wib
Pembatalan Surat Edaran tentang Pengawas Pilkada Dinilai tak Etis


Jakarta, CyberNews. Pembatalan Surat Edaran Bersama (SEB) oleh Komisi Pemilihan KPU (KPU) tentang pengawas Pilkada (Pemilihan Kepala Daerag), dinilai  tidak  etis. Hal ini memperlihatkan ketidakkonsistenan KPU dengan apa yang sudah mereka putuskan sekaligus memicu konflik akibat tak ada pengawasan.

Demikian kritik Jeirry Sumampouw, Kordinator Nasional Komite Pemilih Indonesia di Jakarta Selasa,( 9/2) atas
pembatalan SEB  Bawaslu-KPU.

"Saya kira, pembatalan oleh KPU tak etis. Ini memperlihatkan bahwa KPU memang tak konsisten dengan apa yang sudah mereka putuskan dan memang nggak bisa dipercaya serta tak berintegritas lagi," kata Jeirry.

Kejadian seperti ini sudah sering terjadi di KPU. "Salahnya Bawaslu  sejak awal masih percaya kepada KPU untuk membuat SEB," tambahnya.

Mestinya, menurut Jeirry,  kalau mau dibatalkan harus dibicarakan bersama dengan Bawaslu dulu. Sebab bukankah SEB itu dibuat secara bersama-sama oleh kedua lembaga itu.

Tindakan KPU ini, menurutnya,  secara langsung melemahkan fungsi pengawasan dalam Pilkada. Yang dirugikan adalah masyarakat  karena akses untuk menindaklanjuti pelanggaran sudah didelegitimasi oleh KPU.

"Saya menilai ada upaya untuk menghilangkan pengawasan dalam pilkada karena kinerja KPU memang tak transparan. Untuk kasus ini, saya kira DPR harus bersikap terhadap masa depan pilkada," ujarnya.

Jeirry mengusulkan  segera melakukan penundaan pilkada untuk membenahi masalah ini. Karena pilkada tanpa Panwas adalah ilegal dan berpotensi bermasalah dan  memicu konflik nantinya.

( A Adib / CN16 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
08 Februari 2012 | 15:59 wib
Dibaca: 1
08 Februari 2012 | 15:48 wib
Dibaca: 34
image
08 Februari 2012 | 15:38 wib
Dibaca: 54
08 Februari 2012 | 15:28 wib
Dibaca: 8
image
08 Februari 2012 | 15:17 wib
Dibaca: 91
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 Februari 2012 | 19:18 wib
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER