
Semarang, CyberNews. Pencurian sepeda motor (curanmor) belakangan kian menjadi. Banyak warga yang melapor ke Polwiltabes Semarang telah menjadi korban kawanan curanmor tersebut. Pelaku beraksi di perumahan atau pemukiman warga, serta sekitar kampus. Belum lama ini, kasus curanmor terjadi di depan rumah kos di Jalan Kendeng 3A, sekitar pukul 14:30.
Sepeda motor Yupiter Z H-5609-QG yang dipakai Lia Hapsari pun bablas dalam waktu singkat. Sebab koban sebelumnya memarkir di halaman depan saat bertandang ke rumah kos temannya. Suasana saat itu juga cukup ramai. Namun, pelaku tampaknya cukup profesional. Dalam waktu tak sampai dari sepuluh menit, dia berhasil membawa kabur motor korban.
Kawanan curanmor, Senin (8/2) sekitar pukul 04:15 WIB, juga beraksi di depan rumah kos Jalan Kusumawardani No 6. Sepeda motor Honda GL Tahun 2007 H-3140-AG milik Agil Pujianto (21) warga Dukuh Prahita RT 7 RW 1, Dialirejo, Pati, lenyap dalam sekejap. Kedua kejadian ini semakin menambah deret panjang kasus curanmor yang terjadi di Semarang.
Kawanan curnamor ini diduga merupakan sindikat yang cukup profesional. Dalam aksinya mereka hanya berbekal kunci palsu atau kunci leter T yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa. Hanya dalam hitungan detik, biasanya tak lebih dari 10 detik, kawanan ini sudah bisa membandrek kunci kontak motor.
( Fahmi Z Mardizansyah / CN14 )