panel header
RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 Februari 2010 | 14:15 wib
Penerbitan Sukuk Ritel Kedua Lebih Bagus

Jakarta, CyberNews. Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan menyatakan penerbitan obligasi berjenis syariah untuk ritel yang kedua kalinya cukup berhasil.

Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto menyatakan dibandingkan penerbitan sukuk ritel pertama kali, jumlah penjualan saat ini lebih banyak.

"Dibandingkan sukuk ritel pertama, target cuma Rp 1,77 triliun, realisasinya Rp 5,55 triliun. Kalau sukuk ritel kedua, sudah cukup confidence," ujarnya di Jakarta, Senin (8/2).

Rata-rata pembelian per investor mencapai Rp 466,24 juta dengan modus Rp 100 juta. Tercatat, investor melakukan pembelian minimal Rp 5 juta dan maksimum Rp 25 miliar.

"Untuk sukuk ritel, belum ada pembatasan maksimal order per investor. Tapi akan diberlakukan pada penerbitan selanjutnya. Sukuk ritel masih dalam tahap pengembangan," kata Rahmat.

Menurutnya, pembatasan pembelian diperlukan untuk asas pemerataan dan kepatutan. Meski tidak dipungkiri, tambah dia, orang yang sangat kaya mampu membeli hingga Rp 25 miliar. Lebih lanjut, pemerintah tengah membahas pembatasan pembelian tersebut apakah akan sama dengan pembatasan pembelian pada obligasi negara ritel (ORI).

Rahmat memaparkan, dilihat dari statistik pemesanan pembelian sukuk ritel seri SR-002 juga lebih banyak. Tercatat, jumlah investor mencapai 17.231, padahal penerbitan pertama hanya 14.295 investor. Total investor penerbitan kedua seri sukuk ritel mencapai sekitar 20 sampai 25 ribu.

Rahmat menambahkan, perbandingan investor SR-002 berdasarkan wilayah terbanyak berasal Indonesia Barat selain DKI (52,41%), DKI Jakarta (41,5%), Indonesia Tengah (4,4%), dan Indonesia Timur 1,61%. Sementara, investor berdasarkan profesi paling banyak berasal dari pegawai swasta (23,79%), PNS (22,06%), Ibu rumah tangga (19,89%), wiraswasta (19%), TNI/Polri (00,46%), dan lainnya (14,8%).

Untuk penerbitan sukuk ritel berikutnya, Rahmat mengatakan, pemerintah belum menentukan. Pasalnya, pemerintah akan melihat kondisi pasar dan kebutuhan anggaran terlebih dahulu. (Kartika Runiasari)

( Kartika Runiasari / CN16 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
image
09 Februari 2012 | 17:32 wib
Dibaca: 6
09 Februari 2012 | 17:23 wib
Dibaca: 36
image
09 Februari 2012 | 17:15 wib
Dibaca: 56
09 Februari 2012 | 17:05 wib
Dibaca: 51
09 Februari 2012 | 16:55 wib
Dibaca: 80
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER