
"...ketika engkau pergi, langit, bumi-pun menagis. Jejak pengembaraanmu terpatri di dalam dadaku, kata-katamu mengalir merambah nadi dan jiwa,...," sepenggal sair lagu yang dibawakan Ebiet G A untuk mengungkapkan kecintaanya kepada Gus Dur tersebut tidak dibantah oleh ribuan masyarakat yang datang di kediaman Gus Dur Ciganjur Jakarta, Minggu (7/2). Mereka sepakat bahwa Gus Dur ada di hati masyarakat Indonesia.
Hujan lebat sejak maghrib tidak menyurutkan ribuan masyarakat untuk menghadiri acara mengenang 40 hari KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Mulai dari santri yang bersarung, facebookers, pendeta, sampai pejabat dengan mobil berplat satu digit berduyun-duyun berebut tempat, bersila di karpet merah untuk menyampaikan doa dan mengenang perjuangan perjuangan Presiden RI keempat. Semua tanpa ada sekat mengenang dan ingin melanjutkan perjuangan-perjuangan Gus Dur.
Salah satu tokoh Budha, Bunte Damma Subha menyatakan Gus Dur merupakan sosok yang pintar, benar dan kober. "Gus Dur adalah orang yang tidak hanya pintar dan benar tapi juga sempat untuk berjuang, tidak semua orang mampu untuk itu," ujarnya.
Pembawa acara 40 hari mengenang Gus Dur, Sastro Ngatawi menyampaikan banyakanya doa dari berbagai tidak perlu diperdebatkan karena itu merupakan wujud cinta dan penghormatan. "Tuhan tidak akan bingung karena itu. Ini merupakan salah satu wujud prulalisme yang diperjuangkan Gus Dur," jelasnya.
Dalam sambutannya, Yeni Wahid menyampaikan Gus Dur bukan sekedar milik keluarganya tapi sudah milik masyarakat. Terbukti pesan dari gedung putih sampai dengan pemimpin negara-negara Islam, pemimpin toreqot naqsabandi, pemimpin umat katolik sedunia yang mengirimkan pesan belasungkawa dan duka cita kepada keluarga. Hal itu yang membantu bagi keluarga untuk melawan rasa duka dan kehilangan.
Yani juga menyampaikan terimaksih kepada masyarakat yang telah datang ke Ciganjur, Jombang Jawa Timur, dan masyarakat yang menyampaikan doa dan belasungkawa. "Mereka merasa kehilangan dengan alasan yang berbeda-beda tapi disatukan oleh kecintaan," ujarnya.
( Nurokhman / CN14 )