
Jakarta, CyberNews. Kementerian Keuangan dalam hal ini Ditjen Pengelolaan Utang berencana menerbitkan kembali obligasi berdenominasi yen, Samurai Bond pada Semester I/2010. "Kira-kira terbit semester pertama," ujar Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu Rahmat Waluyanto di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Saat ini, tambah dia, proses penerbitan instrumen utang tersebut masih dalam proses penentuan underwriter atau perusahaan penjamin emisi. Rahmat memperkirakan penentuan 'underwriter' penerbitan SAmurai Bond selesai pada April mendatang. Namun, Rahmat tidak bersedia menjelaskan siapa saja calon underwriter yang masuk daftar seleksi.
Samurai Bond merupakan obligasi berdenominasi yen yang diterbitkan pemerintah RI dengan penjaminan dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC). Penjaminan Samurai Bond merupakan fasilitas pinjaman siaga dari JBIC sebesar 1,5 miliar dolar AS.
Pada Juli 2009 lalu, pemerintah telah menerbitkan Samurai Bond sebesar 360 juta dolar AS atau sekitar 35 miliar yen. Pada penerbitan kedua ini, pemerintah berencana menerbitkan Samurai Bond berkisar 750 juta sampai 1 miliar dolar AS.
( Kartika Runiasari / CN14 )