
Jakarta, CyberNews. Kabar keterlibatan karyawan Bank Danamon dalam kasus pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) pada 22 Januari lalu dibantah pihak Bank.
"Andri Setiawan yang disebutkan bukan karyawan Danamon, tapi karyawan outsource," kata Kepala Public Affairs Bank Danamon, Zsa Zsa Yusharyahya, di Jakarta, Sabtu (6/2).Menurutnya, Andri adalah karyawan PT Bangun Daya Insani yang sejak 28 Januari tidak bekerja lagi di Danamon.
Ketika bekerja di Bank Danamon pun Andri hanyalah sales, bukan manajer seperti yang disebut kepolisian.
Sebelumnya, Andri ditangkap terkait pembobolan rekening nasabah via ATM alias skimming. Selain Andri, polisi menangkap tiga orang lainnya terkait pembobolan rekening di Bali.
( MIOL / CN16 )