
Solo, CyberNews. Kegiatan perayaan Imlek bersama 2010 di Solo resmi dimulai Jumat (5/2) malam yang bertempat di kawasan Pasar Gede, Jalan RE Martadinata. Di lokasi tersebut, terdapat bazar imlek dan food festival.
Untuk bazar diisi dengan berbagai macam stand pernak-pernik khas imlek. Sedangkan, food festival diisi berbagai makanan khas, baik oriental maupun tradisional. Kegiatan itu berlangsung mulai pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Menurut ketua panitia perayaan imlek bersama Hendarto Prasetiyo, kegiatan bazar dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 5 hingga 7 Februari besok.
Untuk tanggal 5 - 6 Februari, kata dia, waktunya hanya malam hari. Sedangkan, pada tanggal 7 Februari, kegiatan bazar akan dilakukan mulai pagi hingga malam, yaitu pukul 08.00 - 22.00 WIB. "Jumlah stand yang disediakan sekitar 50 buah," terangnya.
Lebih lanjut, Hendarto menyampaikan bahwa dipilihnya bazar di lokasi tersebut karena sangat kental dengan kehidupan warga Tionghoa di Solo. "Sehingga sangat cocok dengan perayaan Imlek," tandasnya.
Kegiatan yang dilakukan tak hanya itu. Sabtu (6/2) besok, pihaknya juga akan menggelar lomba lampion yang bertempat di Kelurahan Sudiroprajan, Jebres. Lokasi itu berada sekitar 500 meter sebelah Barat stand bazar. Waktu penyelenggaraan mulai pukul 18.00 - 19.30 WIB.
Selain itu, panitia juga menyelenggarakan Kirab Gunungan Hasil Bumi. Menurut koordinator acara Kirab Sarjono Lelono Putro, kegiatan tersebut dilakukan usai lomba lampion. Rute untuk kirab, kata dia, mulai depan Kelurahan Sudiroprajan (Ke Timur) - Jl. RE Martadinata - Jl. Cut Nya' Dien (Ke Utara) - Jl. Ir. Juanda (Ke Barat) - masuk gang (depan Bilyard Friend) - sampai Pertigaan Mijen (Belok ke kanan) - Berhenti di Jl. Balong.
"Peserta kirab adalah cucuk lampah, pembawa jodang dua gunungan sedekah bumi, musik tambor barongsai, pembawa lampion dan sepeda onthel doloe," ungkapnya.
( Arif M Iqbal / CN13 )