
Grobogan, CyberNews. Setelah diketahui rekening milik nasabah Bank Mandiri Cabang Purwodadi, Darsono (57) tidak dibobol oleh sindikat pembobol rekening via ATM. Laporan terkait hal tersebut di Polres Grobogan dicabut. Melalui rekaman CCTV, diketahui saldo rekening Darsono berkurang karena telah diambil secara tunai lewat ATM Mandiri oleh istrinya.
"Ternyata saldonya berkurang bukan karena dibobol sindikat yang saat ini meresahkan masyarakat. Namun, istri pelapor sendiri yang mengambil. Saya himbau kepada masyarakat untuk lebih cermat dalam mengatur dan meneliti keluar masuk dana di rekening bank," kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Alex Bambang Riatmojo, didampingi Kapolres Grobogan AKBP Eko Wahyudi Krisgiono SIK MSi saat turun langsung menanggapi laporan dugaan pembobolan rekening nasabah Bank Mandiri cabang Purwodadi, di Mapolres Grobogan, Rabu (27/1).
Saat ini, lanjut Kapolda, pihaknya telah menerima empat laporan kasus yang sama. Selain di Grobogan, dua kasus dilaporkan di Mapoltabes Semarang dan satu kasus di Mapolres Semarang Selatan.
Sebelumnya, pada hari Sabtu (9/1) Darsono kaget tidak dapat menarik uang Rp 5 juta melalui ATM tabungannya lantaran saldo tidak mencukupi. Padahal, dia merasa tidak pernah mengurangi saldo terakhir Rp 5,6 juta.
"Semula saya sudah menanyakan ke istri dan keluarga saya, namun mereka menjawab tidak merasa mengambil. Akhirnya, karena takut maraknya kasus pembobolan rekening lewat ATM akhir-akhir ini, saya lapor ke Polres tanggal 24 Januari," kata Darsono didampingi istrinya Keny Susilowati (51).
Polisi pun menanggapi laporan tersebut dengan meminta keterangan dari pihak bank. Akhirnya pihak bank melalui Kas Outlet Manajer Bank Mandiri cabang Purwodadi, Fitra P memperlihatkan rekaman CCTV sesuai waktu pengambilan yang tercetak di print out, kepada polisi dan pelapor, Selasa (26/1) malam.