panel header
CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
23 Januari 2010 | 14:10 wib
Wartawan Blokir Bonek di Solo

Solo, Cybernews. Menentang aksi anarkis yang dilakukan rombongan Bonek di Solo kemarin, sejumlah wartawan di Solo yang tergabung dalam Forum Wartawan Surakarta (F-WTS) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Solo dipastikan akan bergabung dalam aksi protes tindakan anarkisme Bonek. Menurut rencana aksi tersebut akan digelar di depan Stadion Manahan, Solo.

Aksi yang akan diikuti semua wartawan media cetak dan elektronik tersebut, menurut koordinator lapangan (Korlap) Ahmad Rafiq merupakan wujud kepedulian terhadap Kota Solo jadi bukan hanya kepada wartawan yang menjadi korban anarkisme Bonek.

"Pasalnya, kejadian ini telah berlangsung secara berulang-ulang sehingga sangat meresahkan," kata Rafiq yang juga wartawan Tempo di Solo, Sabtu (23/1). 

Menurut dia, para wartawan sudah sering memberitakan agar Bonek memperbaiki sikap, akan tetapi sampai saat ini perbaikan itu belum terjadi bahkan tindakan anarkisme masih terus berlangsung. “Artinya, tidak ada perbaikan manajemen suporter maupun teknis pengangkutan para bonek,” katanya.

Dengan begitu, para wartawan di Surakarta, dikatakan Rafiq mengharapkan agar proses kepulangan para bonek yang saat ini sedang mendukung tim kesayangannya bertanding melawan Persib Bandung, tidak melewati Solo. Hal ini dikarenakan untuk menghindari perseteruan yang lebih sengit.

“Jurnalis Solo meminta agar kepulangan mereka tidak melewati Solo. Ini bukan merupakan provokasi kepada masyarakat, namun naluri jurnalisme. Karena dikhawatirkan akan terjadi bentrokan yang lebih sengit antara warga dengan bonek,” papar dia.

Sementara itu, Ketua PFI Solo Andry Prasetyo juga mengecam keras tindakan anarkisme bonek yang mengeroyok salah satu anggotanya. Bahkan, tindakan bonek yang berusaha merampas kamera milik Hasan yang menjadi alat kerja wartawan tersebut jelas-jelas merupakan perbuatan pidana dan pelanggaran terhadap UU Pers. “Kami sangat memprotes keras ulah rombongan bonek,” kata fotografer Reuters ini.

( vvn / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
08 Februari 2012 | 14:14 wib
Dibaca: 4
08 Februari 2012 | 14:01 wib
Dibaca: 13
08 Februari 2012 | 13:50 wib
Dibaca: 47
08 Februari 2012 | 13:40 wib
Dibaca: 41
08 Februari 2012 | 13:40 wib
Dibaca: 59
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 Februari 2012 | 19:18 wib
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER