
Sleman, CyberNews. Sejumlah bebatuan yang ditemukan di sepanjang Sungai Opak, Dusun Ngablak, Bokoharjo, Kabupaten Sleman, diduga berasal dari reruntuhan candi. Penemuan ratusan batu yang berserakan disepanjang sungai itu, jaraknya hanya 1 kilometer dari komplek Candi Sewu dan Candi Prambanan.
Menurut Paryono, Kepala Sekolah SMP Islam Terpadu, batu itu ditemukan hampir setengah bulan lalu saat siswa sekolah itu melakukan kegiatan belajar mengajar di luar sekolah atau 'out bond' di sekitar sekolahan.
Saat para siswa sedang menyeberang sungai, mereka menemukan batu-batu yang mirip batu candi. Batu-batu yang jumlahnya cukup banyak ini, ditemukan didasar sungai maupun di tebing dekat sungai.
"Saat ditemukan batu-batu itu berserakan," kata Paryono kepada wartawan kemarin. "Bebatuan itu, jumlahnya ratusan," tambahnya, Rabu(20/1)siang.
Lebih lanjut, batuan tersebut sebagian terpahat ornamen, dan sebagian lainnya polos. Namun menunjukkan adanya pahatan untuk pemasangan pada bangunan candi.
"Ketika itu saya sempat bertanya kepada penduduk sekitar. Mereka bercerita adanya Candi Ngablak di sekitar lokasi itu. Namun mereka hanya tahu dari penuturan para leluhur mereka secara turun temurun,'' katanya.
Dikatakan, batu-batu itu juga ditemukan di sawah penduduk dan pada tebing sungai. Bahkan batuan yang ditemukan di tebing sungai itu tersusun rapi seperti sebuah pagar komplek candi.