panel header
KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 Januari 2010 | 00:21 wib
Bibit Dukung Pengusutan Gratifikasi Bank Jateng
image

Semarang, CyberNews. Gubernur Bibit Waluyo mendukung langkah KPK yang akan mengusut pemberian fee kepada pejabat daerah dari Bank Pembangunan Daerah (sekarang Bank Jateng), khususnya yang terjadi pada periode 2006 sampai 2008.

"Kalau yang itu silahkan diusut tuntas," katanya usai memimpin penyerahan DIPA 2010 di Grhadika Bhakti Praja, Kamis (7/1).

KPK sedang mengusut dugaan gratifikasi berupa pemberian fee kepada pejabat daerah. Pasalnya dari uji petik di enam Bank Pembangunan Daerah, salah satunya Jateng, ada temuan gratifikasi berupa pemberian fee kepada pejabat daerah sebesar Rp 360 miliar. Khusus untuk BPD Jateng Rp 51,064 miliar.

Angka tersebut merupakan temuan sepanjang 2006 sampai 2008, di mana sejak 2005 Bank Indonesia sudah melarang pemberian fee.

Ia sepakat kalau upaya pemberian fee kepada pejabat sudah tidak lagi dilakukan. Mengingat Bank Indonesia (BI) sejak 2005 sudah melarang pemberian tersebut karena bisa diduga masuk tindakan penyuapan. "2005 sudah ada aturannya untuk melarang pemberian fee. Kalau pemeriksaan untuk itu (2006-2008) memang harus diusut tuntas," tandasnya.

Bagi pemberian fee yang terjadi antara 2002 hingga 2005, Bibit meminta supaya tidak diusut. "BI saat itu belum melarang, audit Badan Pemeriksa Keuangan pun juga tidak mempersoalkan, karena itu <I>mbok yao<P> dihentikan saja. Saat itu belum ada larangan bagi bank daerah memberikan fee terhadap para pejabat," ujar Bibit.

Ia khawatir bila masalah ini berkembang secara luas bisa berimplikasi pada tingkat kepercayaan masyarakat pada Bank Jateng. Akan ada pendapat kalau bank plat merah itu dikelola tidak profesional. "Kalau pada tidak mau bertransaksi di Bank Jateng nanti bagaimana coba," kata Bibit.

( Dicky Priyanto / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
image
09 Februari 2012 | 16:45 wib
Dibaca: 8
09 Februari 2012 | 16:35 wib
Dibaca: 52
image
09 Februari 2012 | 16:26 wib
Dibaca: 69
09 Februari 2012 | 16:16 wib
Dibaca: 90
image
09 Februari 2012 | 16:06 wib
Dibaca: 63
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER