
Las Vegas, CyberNews. Seorang pria bersenjata yang melepaskan tembakan dengan senapan di sebuah gedung federal, Senin (4/1), telah menewaskan seorang penjaga keamanan pengadilan dan melukai seorang pejabat kehakiman AS sebelum akhirnya ditembak mati. Belakangan diketahui alasan pelaku melakukan penembakan adalah karena kekecewaannya atas hilangnya gugatan terhadap tunjangan Jaminan Sosial.
Pelaku diketahui bernama Johnny Lee Wicks (66), yang melepaskan tembakan dari senapannya di sebuah pos pemeriksaan keamanan. Catatan pengadilan menunjukkan gugatan Wicks terhadap Administrasi Jaminan Sosial pada tahun 2008 dan menyatakan bahwa dirinya adalah korban diskriminasi rasial karena hilangnya haknya ketika ia pindah dari California ke Nevada pada bulan Januari di tahun yang sama. Kasus tersebut akhirnya ditutup pada 9 September tanpa ada penyelesaian yang nyata.
Diberitakan sebelumnya, suara tembakan terdengar di gedung pengadilan sekitar pukul 8 pagi dan berlangsung selama beberapa menit. Suara letusan senjata terdengar menggema di seluruh gedung-gedung tinggi di sekitar wilayah yang terletak satu mil sebelah utara Las Vegas.
Seorang saksi yang berada di tempat kejadian menyebutkan bahwa setidaknya terdengar lebih dari 40 tembakan. "Tembakan pertama yang saya dengar adalah ledakan senapan. Saya tahu itu bukan suara kembang api," kata saksi yang saat kejadian berada di belakang gedung pengadilan federal.
Korban penembakan adalah seorang pimpinan deputi AS berumur 48 tahun yang terluka karena tembakan pelaku dan saat ini dirawat di rumah sakit. Sedangkan korban tewas adalah Stanley Cooper (65), petugas keamanan pengadilan yang merupakan seorang pensiunan polisi Las Vegas yang dipekerjakan sebagai tenaga keamanan di gedung pengadilan tersebut.
( Yuska , AP / CN14 )