panel header
BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Januari 2010 | 14:43 wib
PP Solo Dukung Gus Dur Sebagai Pahlawan Nasional
image

Solo, CyberNews. Dukungan kepada mantan Presiden Abdurrahman Wahid untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional kian menguat. Minggu (3/1), Pemuda Pancasila (PP) se Solo Raya menyatakan dukungannya agar pemerintah menetapkan Gus Dur menjadi salah satu pahlawan nasional. Kalangan PP menilai rasa nasionalis cucu pendiri NU itu sudah tidak perlu disangsikan lagi dan bisa menjadi teladan yang baik, sehingga predikat pahlawan nasional patut disandang Gus Dur.

"Kami mendukung upaya sejumlah kalangan, termasuk kalangan DPR RI yang menetapkan Gus Dur sebagai pahlawan nasional. Menurut kami rasa nasionalisme yang besar atas diri Gus Dur terhadap bangsa ini patut dihargai dengan menetapakanya sebagai pahlawan nasional," tandas Yonathan Gembong, koti Mahatidana Majelis Pimpinan Cabang PP Solo disela-sela acara ulang tahun ke-50 PP di Kota Solo.

Ia menandaskan gagasan Gus Dur yang mengharapkan anak bangsa menghargai pluralisme merupakan semangat pancasilais sejati. Secara prinsip PP memiliki kewajiban menggelorakan kembali nilai-nilai Pancasila. "Dan mantan presiden kita Abdurrahman Wahid telah sejak lama memulai itu. Seandainya bangsa ini menganugerahkan pahlawan nasional bagi Gus Dur maka PP akan mendukungnya," tambahnya.

Dikatakan, upaya menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila di masa kini memang berat. Nyatanya, Pancasila yang didalamnya ada sila-sila dan butir-butir mulai tidak dijalankan lagi. Sehingga semangat menggelorakan Pancasila saat ini menjadi hal yang sangat penting. Sepeninggalan Gus Dur ternyata ia meninggalkan nilai-nilai tersebut. "Kami merasa kehilangan bapak bangsa. Sebab Gus Dur bagaimanapun juga pernah memberikan pelajaran mengenai pluralisme," ucapnya.

( Budi Sarmun S / CN14 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 203
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 227
11 Februari 2012 | 23:35 wib
Dibaca: 145
11 Februari 2012 | 23:20 wib
Dibaca: 251
11 Februari 2012 | 23:05 wib
Dibaca: 149
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER