
Jakarta, CyberNews. Simpati dan empati dari berbagai elemen masyarakat Indonesia maupun dunia Internasional yang tampak nyata sejak mangkatnya guru bangsa, KH Abdurahman Wahid membuat motivasi tersendiri bagi keluarga yang ditinggalkannya. "Kami tahu mereka mencintai Gus Dur, tapi kami tidak tahu sedemikian besar kecintaannya," ujar adik kandung Gusdur, Umar Wahid di kediaman mantan Presiden RI keempat Ciganjur Jakarta Selatan.
Umar merasa terkejut melihat antusiasme masyarakat yang begitu banyak untuk menyampaikan penghormatan terakhir pada saat pemakaman di Jombang Surabaya Kamis (31/12) lalu.
Dia teringat kenangan bersama kakaknya pada 20 April 1953 saat pemakaman ayahnya, Wahid Hasyim dimana begitu banyak masyarakat yang mengiringi kepergiannya sepanjang jalan. "Kemarin saya lihat kembali dan skalanya lebih besar," ujarnya.
Untuk itu, keluarga merasa wajib untuk meneruskan perjuangan Gus Dur selama hidupnya. "Insyaalloh Lisa, Lita, Yeni, dan Ina (panggilan akrab putri-putri Gusdur) akan melanjutkan," ujarnya.
( Nurokhman / CN14 )