panel header
AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
02 Januari 2010 | 20:49 wib
Gus Solah: Jangan Saya yang Usulkan Nanti Subyektif


Jombang, CyberNews. Banyak kalangan mengusulkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai pahlawan nasional. Padahal, masalah ini menjadi wewenang dan keputusan pemerintah. KH Solahuddin Wahid (Gus Solah), salah satu adik Gus Dur kepada wartawan di Pondok Tebuireng Jombang, Jumat (2/1) menyatakan, pihaknya setuju-setuju saja jika kakaknya itu diusulkan sebagai pahlawan.

Gus Solah menyatakan bahwa mesti ada kajian dan data pendukung untuk menentukan dan memutuskan bahwa Gus Dur layak ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Hal itu menjadi kewenangan pihak lain dan pemerintah untuk memberikan penilaian secara obyektif. Menurutnya, kalau usulan dan penilaian kelayakan Gus Dur sebagai pahlawan nasional diserahkan kepadanya, bisa saja hal itu mengundang kontroversi. Sebab, usulan dan penilaian itu bisa dinilai subyektif, mengingat Gus Dur adalah kakaknya sendiri.

Jika benar nantinya pemerintah memutuskan bahwa Gus Dur menjadi pahlawan nasional, maka fakta itu menjadi sejarah besar keluarga besar Bani Hasyim terkait perjuangan dan pergerakan nasional pra dan pascakemerdekaan. Sebab, sejak beberapa tahun lalu, pemerintah telah menetapkan KH Hasyim Asy'ari sebagai pahlawan nasional.

Demikian pula bapak Gus Dur, KH A Wahid Hasyim juga ditetapkan sebagai pahlawan nasional. KH Hasyim Asy'ari ketokohan dan perjuangannya diakui banyak kalangan. Dia mendirikan ormas Islam NU di Surabaya pada bulan Januari 1926, mengepalai Badan Urusan Agama di zaman pendudukan Jepang, mengeluarkan Fatwa Jihad pada pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya, dan banya jasa lainnya.

( Ainur Rohim / CN14 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 245
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 293
11 Februari 2012 | 23:35 wib
Dibaca: 152
11 Februari 2012 | 23:20 wib
Dibaca: 246
11 Februari 2012 | 23:05 wib
Dibaca: 148
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER