
Klaten, CyberNews. Usai sarapan siang, Sri Widodo (34) warga Dusun Kadokan, Desa Kuncen, Kecamatan ceper, Klaten, Sabtu (2/1) tewas terduduk di kursi bambu depan pabrik mebel tempatnya bekerja. Korban mengekluarkan darah di hidung dan mulut saat diperiksa polisi.
Informasi di lokasi kejadian menyebutkan, awalnya satpam pabrik mebel KJUB Puspetasari di Desa Klepu, Ceper, Parno (35) pukul 12.30 curiga dengan korban yang sejak setengah jam duduk tak beranjak. Sebab penasaran dia mendekat dan menemukan korban sudah tak bernyawa. Saksi memanggil rekannya Slamet Riyanto (40).
Mereka mengecek korban dan saat dicek dari hidung keluar darah. Khawatir dengan kejadian itu, satpam melapor polsek. Buruh pabrik yang mengetahui kejadian itu geger dan mendatangi lokasi. Polisi yang datang segera memeriksa jazadnya bersama dokter Puskesmas Ceper. Dari pemeriksaan tidak ditemukan tanda penganiayaan atau banda mencurigakan. Namun untuk memastikan, polisi mendatangkan orang tua korban, Hadi Suwito (55).
Ayah korban, Hadi Suwito mengaku anaknya sudah sejak lama menderita sakit jantung. Bahkan belum lama diperiksakan ke dokter tetapi nekat berangkat bekerja. "Sakitnya sudah lama dan sudah diperiksakan tak sembuh," ungkapnya. Kapolres Klaten AKBP Agus Djaka Santosa melalui Kapolsek Ceper AKP Wiraden mengatakan korban diduga meninggal akibat serangan jantung.
( Achmad Hussein / CN14 )