
Semarang, Cybernews. Sebatang pohon angsana berusia puluhan tahun tumbang di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan atau tepatnya di Kampung Muteran Pudakpayung Banyumanik Sabtu (2/1) siang. Tumbangnya pohon bergaris tengah 100 sentimeter setinggi 12 meter itu pun tak pelak mengakibatkan arus lalu lintas dari dua arah tersendat selama beberapa jam.
"Kejadiannya sekitar pukul 12.00 atau bertepatan adzan dhuhur. Untungnya tak menimpa pengguna jalan karena kondisinya sedang sepi," ujar Suryani (52) warga
setempat sekaligus saksi mata kejadian. Diperkirakan, usia pohon yang terlalu tua menjadi penyebab patah hingga kemudian melintang di tengah jalan.
Untuk beberapa saat pohon sempat menutupi jalan sebelum warga dan Polisi bahu membahu memindahkanya ke tepi barat jalan. Proses evakuasi dan pemotongan pohon berlangsung sekitar satu jam menggunakan alat seadanya. Namun semangat warga untuk menyingkirkan pohon patut diacungi jempol. Mereka sama sekali pula tidak menghiraukan hujan deras yang turun agar pohon bisa dipindah dan arus lalu lintas kembali normal. Alat yang digunakan sederhana mulai dari gergaji, sabit dan juga linggis.
Sementara itu, petugas Satlantas Polresta Semarang Selatan yang ada dilokasi juga bekerja ekstra keras mengatur arus lalu lintas agar tidak macet total. Kendati demikian karena pohon yang tumbang cukup besar arus tetap tersendat. Tepat pukul 13. 30, batang, dahan dan ranting pohon angsana sepenuhnya bisa disingkirkan dari jalan. Arus lalu lintas pun berangsur normal kembali.