
Jakarta, Cybernews. Lantunan doa dan nada pun dilontarkan segenap civitas akademika Universitas Katolik (Unika) Atmajaya untuk mendiang Frans Seda.
Jenazah Frans Seda dalam peti mati yang diselimuti bendera Merah Putih tiba di Aula Karol Wojtyla, Unika Atmajaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu (2/1) sekitar pukul 09.00 WIB.
Sekitar 100 perwakilan civitas akademika, dari rektorat, karyawan dan mahasiswa menyambut khidmat jenazah mantan Rektor dan Ketua Yayasan Unika Atmajaya itu. Nyanyian duka dan doa pun dilantunkan.
"Selamat datang Pak Frans Seda dan selamat jalan. Beliau terakhir singgah ke kampus ini pada 15 September lalu dalam keadaan yang sudah tidak berdaya. Namun beliau masih ingin melihat para mahasiswa menjalani ujian akhir," ujar Rektor Unika Atmajaya FG Winarno.
Winarno pun mengungkapkan rasa bahagianya saat diizinkan pihak keluarga agar jenazah Frans Seda bisa singgah sebentar di kampusnya. Istri Frans Seda, Nesa pun membalas ucapan terima kasih itu.
"Kami ucapkan terima kasih atas kasih dan atensi dukungan doa serta moril atas kepergian suami, ayah dan kakek kami dari dunia ini," tutur Nesa.
Pada pukul 10.25 WIB jenazah Frans Seda akan dibawa dan disemayamkan di Katedral, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat sebelum dimakamkan di San Diego Hills, Karawang.
( dtc / CN12 )