
Semarang, CyberNews. Meski akan tutup, Ramayana Department Store, Simpanglima Semarang justru dibanjiri pengunjung. Puluhan orang terlihat memadati pakaian dengan diskon besar-besaran. Pantauan Suara Merdeka CyberNews, Selasa (29/12), ruangan parkir menuju mal ini penuh sesak oleh kendaraan. Kebanyakan, berplat luar kota. Pintu samping kanan dan kiri mal yang biasa dibuka lebar, Selasa (29/12) ditutup rapat. Petugas keamanan terlihat berjaga-jaga di depan mal.
Baju-baju yang menggantung rapi, sebagian besar sudah dirapikan para karyawan. Ruangan yang mulanya penuh sesak barang, kini kosong. Terlihat beberapa <I>boks <P> besar dipenuhi baju-baju. Puluhan orang rela berdesakan memilih baju dalam 'boks'.
Bahkan, begitu masuk ke dalam pusat perbelanjaan tersebut, ada produk baju tertentu yang harganya diskon hingga 80 persen. Poster bertuliskan diskon besar-besaran untuk sejumlah produk dari 50 persen sampai 70 persen juga tersebar di setiap sudut pusat perbelanjaan tersebut memikat pengunjung.
Sejumlah poster lain bertuliskan "Diskon Besar-Besaran Natal dan Tahun Baru hingga 50 persen ditambah 20 persen" dan ada juga poster "Big Sale 30 persen". Para pembeli pun mengaku senang dengan diskon besar-besaran tersebut.
Sebagian besar karyawan mulai sibuk berbenah baju. Pakaian yang menggantung mereka lipat satu persatu. Kemudian, dimasukkan ke dalam boks untuk dijual lagi dengan potongan diskon lebih tinggi. " Cuci gudang dimulai sejak Jumat (25/12) dan berakhir sampai barang habis. Setelah sebagian besar habis, mal ini akan tutup untuk selamanya. Diperkirakan tutup awal Januari 2010,'' kata Yeni, salah seorang karyawan Ramayana yang bekerja selama tujuh tahun.
Seperti pernah diberitakan di Suara Merdeka sebelumnya, informasi penutupan Ramayana sudah diketahui seluruh karyawan termasuk adanya rencana mutasi ke cabang Ramayana terdekat. Hal sama diakui Fitri yang sudah bekerja tujuh tahun di Ramayana. Fitri mengatakan, seluruh karyawan sudah mengetahui rencana penutupan tersebut namun belum jelas penempatan mutasinya. ''Ini masih menunggu sosialisasi soal mutasi, karena belum tahu akan dimutasi ke mana," katanya.
( Fista Novianti / CN14 )