
Pati, CyberNews. Jenazah korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan di Pusat Grosir Metro Tanah Abang, Jakarta, Alfa Nurul Fikri (20), Kamis (24/12) siang pukul 11.30 tiba di kampung halamannya. Kedatangan mobil ambulan dari RSCM itu disambut pingsan kedua orang tuanya yang tak kuasa menahan kesedihan.
Pasangan Legiman dan Siti Roimah langsung lemas begitu melihat peti jenazah diturunkan dari ambulan di depan rumahnya Dukuh Sridonomulyo, Desa Srikaton, Kecamatan Kayen, Pati.
Selain kedua orang tua, kakek korban, Asmo Wardi juga jatuh setelah berteriak saat melihat peti jenazah. Fikri merupakan cucu kesayangan yang sejak kecil diasuhnya, karena kedua orang tuanya kerap merantau.
Isak tangis semakin menggema di ruang tamu rumah duka ketika peti jenazah dibuka. Keluarga dan tetangga ingin memastikan bahwa jenazah adalah Fikri sehingga peti dan kain kafan dibuka.
Setelah dipastikan tubuh yang terbujur kaku itu adalah Fikri, upacara pemberangkatan jenazah pun digelar. Tepat pukul 13.00 WIB jenazah diiring ratusan pelayat untuk dikebumikan di tempat pemakaman umum desa setempat.
Legiman mengaku, anak sulungnya merantau ke Jakarta 10 hari yang lalu. Dia mengetahui kabar Fikri meninggal dari televisi, Rabu (23/12) malam.
"Awalnya saya belum yakin kalau anak saya meninggal tertimpa reruntuhan bangunan. Tapi setelah saya minta temannya yang dari sini (Srikaton-Red) mengecek ternyata benar," ujarnya sebelum pemakaman.
Fikri merupakan satu di antara tujuh pemuda asal Pati yang bekerja di proyek pembangunan toilet Pusat Grosir Tanah Abang. Empat rekannya sekampung yang masing-masing, Eko, Hadi, Dwi, dan Yanto hanya mengalami luka ringan. Sedangkan Abdul Khafid dan seorang lagi asal Dukuh Poncomulyo, Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Agung Saputro mengalami luka berat dan masih dirawat di RS Tarakan, Jakarta.
Menurut Eko, korban yang merupakan sulung tiga bersaudara itu diketemukan belakangan setelah bangunan runtuh, Rabu (23/12). Dia yang mengaku melihat kejadian itu dari jarak sekitar 50 meter hanya sempat menyelamatkan Agung dan Khafid dan membawanya ke rumah sakit.
( Moch Noor Efendi / CN16 )