
Jakarta, CyberNews. Satu orang pekerja tertimpa bangunan runtuh di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (23/12), dipastikan ditemukan meninggal.
"Ada korban yang ditemukan tewas," kata petugas pemadam kebakaran, Yadi, yang turut membantu evakuasi korban di Jakarta, Rabu (23/12).
Menurutnya, jenazah telah dibawa ke RS Tarakan tetapi masih belum diketahui tentang hal lainnya seperti identitas nama dan alamat korban.
Dengan demikian dua orang telah meninggal dunia. Sementara, tujuh orang yang mengalami luka serius yang juga telah dibawa ke Rumah Sakit Tarakan.
Jumlah tersebut masih mungkin bertambah karena diduga masih terdapat korban yang berada di bawah reruntuhan.
Sementara, ratusan orang memadati daerah sekitar konstruksi bangunan tambahan yang runtuh itu. Situasi ini membuat jalan-jalan menjadi sangat padat dan mengakibatkan arus lalu lintas sekitar Tanah Abang seperti Jalan KH Mas Mansyur macet total.
Sebagian dari mereka berupaya membantu proses evakuasi terhadap para pekerja yang diduga tertimbun bangunan runtuh itu.
Proses evakuasi masih menggunakan peralatan sederhana karena alat berat belum datang hingga saat ini, sedangkan berapa banyak orang yang masih tertimbun hingga kini masih belum diketahui secara pasti jumlahnya.
Petugas yang telah berada di lapangan untuk melakukan proses evakuasi adalah para petugas SAR, aparat kepolisian, dan pemadam kebakaran.
Masih belum ada keterangan resmi mengenai penyebab dari runtuhnya bangunan tersebut. Sebelumnya, bangunan yang berukuran 3 x 20 meter yang merupakan ekstension (perluasan) dari bangunan inti runtuh pada sekitar pukul 10.00 WIB.
Menurut Manajer Pusat Grosir Tanah Abang, Setyarto Haryono, bangunan yang runtuh tersebut sebenarmya merupakan bangunan untuk perluasan toilet di lantai 3 dan 4.
( Ant / CN16 )