
Batang, CyberNews. Terkait aksi perampokan di toko mas Bima Batang. Kapolda Jateng Irjen Alex Bambang Riatmodjo, langsung meluncur dan meninjau ke lokasi kejadian sore (22/12) ini pukul 16.30 Wib. Kapolda mengecek kondisi tempat kejadian perkara (TKP).
Bahkan Kapolda langsung mengumpulkan seluruh Kapolres di jajaran Polwil Pekalongan. Diduga pertemuan tersebut terkait dengan aksi perampokan bersenjata api tersebut. Hingga berita ini diturunkan polisi masih terus menyelidiki kasus itu. Hasil sementara diketahui pistol yang digunakan dan tertinggal di lokasi jenis FN.
Seperti dikabarkan sebelumnya, aksi perampokan dengan senjata api yang terjadi di toko emas Bima, di kawasan Pasar Batang Selasa (22/12) pagi tadi cukup mengejutkan jajaran Polresta Batang. Pasalnya, kejadian dengan modus serupa telah terjadi pada 17 November lalu. Kawanan perampok terbilang nekat, sebab mereka melakukan aksinya di siang bolong, di pusat keramaian.
Kapolres Batang HA Lutfi menyatakan, modus perampokan kali ini memang sangat mirip dengan perampokan yang terjadi di Bank BRI jalan Gajah Mada, Pekalongan, beberapa waktu lalu. Namun, menurutnya, belum bisa dipastikan keterkaitan antara pelaku. "Kita belum tahu apakah kawanan perampok itu saling berhubungan," ujarnya.
Perampokan di toko emas yang berlokasi di jalan jenderal Sudirman tepatnya di jalur pantura itu tidak merenggut korban sebagaimana yang terjadi di Bank BRI. Sebab, pagi tadi, perampok hanya menembakkan peluru ke arah atas untuk mengancam pegawai dan pemilik toko. "Kami tiarap setelah mendengar tembakan pistol," ujar Leni Susilowati.
( Kuswandi / CN13 )