
Timika, CyberNews. Massa penjemput jenazah Kelly Kwalik menutup ruas jalan menuju Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua, tepatnya di Check Point 1 Mile 28 pertigaan menuju Hotel Rimba Papua, Jumat (18/12) siang.
Akibat aksi ini, mereka yang hendak ke bandara terpaksa berjalan kaki sejauh 100 meter menuju Terminal Bandara Mozes Kilangin Timika, demikian sebaliknya.
Massa penjemput iru terus berorasi mengecam tindakan polisi yang menembak mati Panglima Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) pada Rabu (16/12) dini hari lalu.
Situasi menjadi tegang saat rombongan ratusan orang itu memaksa masuk Terminal Bandara Timika untuk menjemput jenazah Kelly Kwalik.
Kapolres Mimika AKBP Mohammad Sagi sempat berdialog dengan massa agar hanya mengutus sejumlah perwakilan menjemput jenazah Kelly Kwalik, namun permintaan itu tidak digubris massa.
Massa mampu menerobos blokade polisi yang dilengkapi tameng di ruas jalan depan Ceck Point 1 Mile 28 dan terus masuk ke arah Terminal Bandara Timika. Meski demikian, mereka tidak anarkis.
Jenazah Kelly Kwalik diperkirakan tiba di Timika sekitar pukul 14.00 WIT dengan menggunakan pesawat Susi Air yang telah lepas landas dari Bandara Sentani Jayapura pukul 11.45 WIT.
Sejumlah sumber menyebutkan jenazah Kelly akan disemayamkan sementara di Lapangan Timika Indah atau Kantor DPRD Mimika sebelum dikubur oleh keluarganya.
( Ant / CN16 )