
Jambi, Cybernews. Jatah beras untuk keluarga miskin (raskin) pada 2010 diprediksi turun dari 15 kg/rumah tangga sasaran (RTS)/bulan pada 2009 menjadi 13 kg.
Kepala Bidang Pelayanan Publik Perum Bulog Jambi Damin Roestam di Jambi, Jumat mengatakan, berdasarkan hasil rapat pembahasan jatah raskin untuk 2010 turun menjadi 13 kg/RTS.
Damin menyebutkan, kemungkinan besar pagu atau jatah tiap provinsi juga dikurangi atau tidak sebesar tahun sebelumnya, karena ada pengurangan RTS dan jatah beras.
Menyikapi harga, beras bersubsidi itu sejak tiga tahun terakhir dinaikkan dari Rp1.000/Kg menjadi Rp1.600/Kg, dan untuk 2010 kemungkinan besar tetap Rp1.600/kg. Khusus di Provinsi Jambi, sejak tiga tahun terakhir atau sejak harga raskin dinaikkan menjadi Rp1.600/Kg, RTS tetap membeli dengan harga Rp1.000/Kg karena ada subsidi dari pemerintah daerah.
Pemerintah Provinsi Jambi, kota dan kabupaten sepakat untuk mensubsidi harga raskin tersebut yang dananya bersumber dari APBD masing-masing. Pemerintah Provinsi Jambi lewat APBD mensubsidi sebesar Rp300/kg, sementara pemerintah kota dan kabupaten juga dari APBD-nya mensubsidi Rp300/Kg.
Subsidi raskin dari APBD provinsi, kota dan kabupaten sejak dinaikkannya harga raskin tersebut, Jambi merupakan satu-satunya Provinsi yang menjual harga raskin sebesar Rp1.000/Kg.
( Ant / CN12 )