
Jakarta, CyberNews. Pemerintah akan melanjutkan program stimulus fiskal pada 2010 untuk mengatasi dampak krisis global. Hal ini seiring dengan kesepakatan Menteri Keuangan yang tergabung dalam negara-negara Asia Pacific Economy Cooperation (APEC) agar stimulus fiskal tidak dihentikan sampai ekonomi benar-benar aman.
"Stimulus fiskal, program yang diluncurkan untuk mencegah penurunan ekonomi lebih dalam dilanjutkan hingga 2010. Tapi, kami sepakat mempersiapkan strategi untuk keluar dari ketergantungan stimulus," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Pertemuan menteri-menteri keuangan APEC menilai bahwa paket stimulus dianggap penting untuk mempercepat proses pemulihan ekonomi yang terpukul oleh krisis keuangan global yang berawal dari Amerika Serikat. Paket stimulus ekonomi diharapkan tidak hanya berdampak positif terhadap negara yang menjalankannya, tetapi juga terhadap negara lainnya.
Selain memuat pandangan terkait kebijakan stimulus fiskal dan 'exit strategy', ada beberapa poin penting yang juga menjadi kesepakatan para menteri keuangan, yakni terkait dengan reformasi untuk mendukung pertumbuhan yang kuat, berkesinambungan dan seimbang, serta memperkuat sistem keuangan dan fasilitas pendanaan untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Menkeu juga menegaskan perlunya kewaspadaan terhadap tiga tantangan yang akan dihadapi negara berkembang termasuk Indonesia, yaitu fluktuasi kurs, arus modal, dan harga komoditas.
( Kartika Runiasari / CN14 )