
Jakarta, Cybernews. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara EE Mangindaan menyatakan kebijakan menaikan gaji menteri tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa.
Dalam kaitan ini, pihaknya harus berkoordinasi dulu dengan menteri keuangan dan pihak-pihak terkait lain. "Tidak boleh tergesa-gesa, lebih baik kita sabar saja. Baru kemarin kita serah terima jabatan," ujar EE Mangindaan kepada wartawan usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Gedung Utama Setneg, Jumat (22/10).
Dia menambahkan, seberapa besar prosentase kenaikan gaji manteri sangat tergantung dengan kondisi keuangan negara. Ia sendiri mengaku belum melihat konsepnya. "Ada kemungkinannya (kenaikan gaji)," tambahnya.
Mangindaan justru berpandangan bahwa konsep renumerasi lebih bagus dan pas daripada kenaikan gaji secara merata. Selain itu, pertimbangan lainnya adalah para menteri telah banyak mendapat fasilitas. "Renumerasi lebih bagus karena kinerjanya kelihatan, saya kira sudah menteri sudah banyak fasilitas," pungkasnya.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengakui saat ini memang ada pembahasan soal kenaikan gaji para menteri. "Sudah dalam rancangan, memang selama ini hanya gaji presiden dan menteri yang belum naik," kata mantan Seskab ini lantas tersenyum.