panel header
ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
22 Oktober 2009 | 22:23 wib
Mendiknas Akan Gabung UAN dengan SMPTN

Jakarta, CyberNews. Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mempertimbangkan penggabungan Ujian Nasional dengan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Hal itu dilandasi pandangan bahwa pendidikan harus terintegrasi dengan baik.

"Saya tidak dalam posisi menilai UN perlu dilanjutkan atau tidak, setuju atau tidak setuju. Tapi, jenjang pendidikan di SMA belum terintegrasi dengan jenjang diatasnya," katanya saat serah terima jabatan dengan mantan Mendiknas Bambang Soedibyo, semalam (22/10).

Padahal, ujar dia, pihaknya ingin membangun pendidikan secara utuh. Dia juga tidak ingin bila pendidikan di jenjang sebelumnya, tidak diakui oleh jenjang pendidikan diatasnya.

"Nilai SMA masih belum integrated dengan perguruan tinggi. Seharusnya, kalau UN-nya bagus, seharusnya bisa masuk perguruan tinggi yang menggunakan UN sebagai acuan," tukasnya.

Yang jadi masalah, kata dia, sudah 'ngotot' belajar dan ikut tes, saat mau masuk perguruan tinggi masih harus ikut tes lagi. "Ga iso tah itu dijadikan satu," ucapnya dengan logat Surabaya yang kental.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi X Hakam Naja menyatakan, apa yang disampaikan oleh Mendiknas baru sebatas wacana. Namun demikian, bila pemerintah serius akan menggabungkan UN dengan SMPTN, maka DPR akan membahasnya.

"Tergantung proposal yang diajukan oleh pemerintah dan bagaimana formulanya. Sebab jangan sampai ada kesan, tiap ganti pejabat kemudian diikuti dengan pergantian kebijakan," tukasnya.

Terlebih, apa yang disampaikan oleh Mendiknas baru pemikiran dan belum dituangkan dalam konsep yang jelas. Meski demikian, Hakam mengatakan, bila nantinya konsep tersebut telah jelas, bukan tidak mungkin usulan tersebut akan disetujui DPR.

Yang jelas, kata dia, perlu ada penataan terhadap struktur, metode dan konten yang berbeda mungkin saja berbeda. Dalam kesempatan itu, Nuh juga mengatakan, program seratus hari pertama yang akan dikerjakan adalah memastikan apa yang sudah diprogramkan sebelumnya bisa berjalan.

Kemudian, dia memasukkan sejumlah program yang belum ada. "Berikutnya adalah mencari program yang akan dilakukan dan membuat program jangka panjang," jelasnya.

( Saktia Andri Susilo / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
09 Februari 2012 | 17:23 wib
Dibaca: 8
image
09 Februari 2012 | 17:15 wib
Dibaca: 39
09 Februari 2012 | 17:05 wib
Dibaca: 73
09 Februari 2012 | 16:55 wib
Dibaca: 65
image
09 Februari 2012 | 16:45 wib
Dibaca: 91
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER