
Jakarta, CyberNews. Pemerintah menyatakan bahwa situasi ketidakpastian masih membayangi perekonomian di tahun 2010. Ini dikarenakan sektor keuangan global masih berada dalam tahap awal pemulihan. Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan sekaligus Plt Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati di Rapat Paripurna atas pengesahan RUU APBN 2010 di Jakarta, Kamis (20/8). Menurut Menkeu, pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan sebesar 2,5% dan pertumbuhan volume perdagangan dunia hanya sebesar 1%.
Di tahun 2010, perekonomian AS diprediksi hanya akan tumbuh 3,8%. Bahkan, negara-negara Eropa masih akan mengalami pertumbuhan negatif 0,3%. Menkeu juga menambahkan bahwa program stimulus fiskal yang dicanangkan di berbagai negara untuk mendongkrak perekonomian domestik akan dibiayai melalui utang yang berasal dari penerbitan obligasi. Selain itu, juga terdapat pembelian kembali aset-aset di negara-negara maju yang nilainya jatuh saat krisis. Sehingga terjadi arus dana keluar dari negara-negara berkembang. Hal ini akan mengakibatkan sumber-sumber pembiayaan eksternal akan sangat ketat sehingga pembiayaan defisit harus mengandalkan sumber-sumber domestik.