panel header
ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
23 Juni 2009 | 17:59 wib
Pemkab Purworejo Ajukan Hak Paten Susu Kambing Etawa

Purworejo, CyberNews. Keinginan Purworejo mematenkan kambing peranakan etawa (PE) tidak disetujui oleh Departemen Hukum dan HAM (Depkum&HAM). Usul pengajuan hak paten kambing PE yang dilakukan Pemkab Purworejo beberapa waktu lalu ditotak.

Kabid Peternakan M Riyanto yang dimintai konfirmasi wartawan di kantornya Selasa (23/6) mengungkapkan, penolakan itu bukan karena sudah ada daerah lain yang mengajukannya, melainkan kambing PE tidak masuk dalam spesifikasi obyek hak paten. "Beberapa waktu lalu sudah ada tim dari Jakarta yang turun kesini merespon hak paten yang kita ajukan. Dijelaskan bahwa makhluk hidup tidak bisa dipatenkan karena berkaitan indikasi geografis," jelasnya.

Kendati demikian, tim dari Depkum&HAM itu memberikan gambaran bahwa Purworejo bisa mematenkan hasil yang diperoleh dari kambing PE. Dicontohkan adalah dagingnya atau susunya, bukan makhluk hidup berupa kambing.

Diungkapkan Riyanto, Pemkab Purworejo yang didukung Pemprov Jateng berinisiatif mematenkan produk susu kambing PE dari Purworejo. Saat ini persyaratannya sedang dilengkapi sebelum nantinya diajukan lagi ke Jakarta. "Untuk mengajukan hak paten ternyata tidak mudah. Perlu ada sertifikat resmi SNI mengenai produk yang akan dipatenkan. Tapi kita tetap akan berusaha," katanya.

Menurut Riyanto, susu kambing PE memiliki prospek yang cukup bagus. Selama ini, peternak di wilayah sentra kambing PE Kecamatan Kaligesing masih terfokus pada penggemukan dan peranakan. Padahal ada peluang diversifikasi usaha yang juga
menjanjikan keuntungan.

Dikatakan Riyanto, permintaan pasar terhadap susu kambing PE belakangan ini terus meningkat. Sayang sekali peternak belum melihat ini sebagai peluang pengembangan ternak. Akibatnya terkadang permintaan pasar tidak terlayani. "Asumsi kita saat ini dalam sehari rata-rata produksi susu kambing PE di Purworejo ini hanya berkisar 50 liter. Padahal sekarang ini dunia medis sudah merekomendasikan bahwa susu kambing PE memiliki khasiat bagus untuk kesehatan,"
katanya.

Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan akan terus mensosialisasikan peluang diversifikasi usaha tersebut kepada peternak. "Supaya ada yang difokuskan untuk produksi susu," tandasnya.

( Nur Kholiq / CN08 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
08 Februari 2012 | 13:50 wib
Dibaca: 26
08 Februari 2012 | 13:40 wib
Dibaca: 34
08 Februari 2012 | 13:40 wib
Dibaca: 60
08 Februari 2012 | 13:30 wib
Dibaca: 46
08 Februari 2012 | 13:20 wib
Dibaca: 96
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
01 Februari 2012 | 19:18 wib
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER