panel header
AMBEG PRAMA ARTA
Memberikan Prioritas Pada Hal-hal Yang Mulia
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 September 2008 | 16:05 wib
Rp 3 Miliar Digelontorkan ke Petani Tebu
Kajen, CyberNews. Bank Jateng Cabang Pekalongan menggelontorkan bantuan Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E) kepada petani tebu sebesar Rp 3 miliar. Bantuan kredit itu disalurkan untuk membantu produksi petani tebu yang ada di wilayah PG Sragi.

Akte Kredit hari ini ditandatangani oleh Pimpinan Cabang Bank Jateng Pekalongan Sugeng Purwanto dengan perwakilan Koperasi Petani Tebu Rakyat ''Harapan Manis'' di Ruang Administratur PG Sragi.

Dirut Bank Jateng Haryono yang menyaksikan penandatanganan itu mengatakan, penyaluran itu adalah bentuk komitmen Bank Jateng untuk mebantu sektor pertyanian dan UKMK.

Sugeng Purwanto menambahkan, dalam KKPE, Bank Jateng akan menyalurkan kredit dengan jangka waktu selama satu musim tanam yaitu 1 tahun delapan bulan. Dari total bunga kredit 13%, petani akan mendapatkan subsidi dari pemerintah sebesar 5 % dan dibayarkan seusai panen. Kredit sebesar Rp 3 miliar digunakan untuk membantu tanaman tebu seluas 1400 ha.

Adminstratur PG Sragi Gatut Kussetiadi menjelaskan, luas tanaman tebu di PH Sragi berjumlah sekitar 6000 ha yang tersebar di delapan daerah yaitu Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Semarang, Kendal, Batang, Pemalang, Banyumas, Banjarnegara, dan Purbalingga.

Gatut menjamin keamanan kerdit yang dikucurkan Bank Jateng ke para petani tebu. Sebab PG Sragi telah siap menjadi avalis atau penjamin. ''Selama ini pengembalian kreditnya aman dan tidak pernah macet sebab kami yang menjamin,'' ujarnya.

Rata-rata petani kata dia menghabiskan biaya produksi hinngga Rp 20 juta/ha. Bantuan yang dikucurkan pihak bank hanya bisa memenuhi sekitar Rp 12,5 juta. ''Sisanya petani meminjam kredit dengan bunga komersil,'' paparnya.

( Muhammad Burhan / CN08 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
11 Februari 2012 | 23:58 wib
Dibaca: 232
11 Februari 2012 | 23:45 wib
Dibaca: 253
11 Februari 2012 | 23:35 wib
Dibaca: 146
11 Februari 2012 | 23:20 wib
Dibaca: 244
11 Februari 2012 | 23:05 wib
Dibaca: 147
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler
02 Februari 2012 | 07:35 wib
01 Februari 2012 | 19:18 wib
01 Februari 2012 | 23:31 wib
FOOTER