
Peresmian yang dilakukan dihalaman kompleks Candi Prambanan tersebut, disaksikan para menteri ASEAN dan Duta Besar Asia untuk Indonesia serta pejabat Unesco. Peresmian usainya pemugaran dan renovasi Candi Garuda tersebut, sekaligus menandai dibukanya kembali Kompleks Candi Prambanan untuk umum.
''Dengan usainya pembangunan kembali Candi Garuda ini, maka saat pula kompleks Candi Prambana bisa dikunjungi untuk umum,'' kata menteri menjawab pertanyaan wartawan usai meresmikan selesainya pembangunan Candi Garuda.
Menurut Jero Wajik, kompleks Candi Prambanan merupakan salah satu tujuan wisata budaya yang patut kita 'uri-uri' dan dilestarikan keberadaannya. Apalagi pusaka budaya tersebut, kata dia, tahun 1998 ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia No 642 oleh Unesco. Oleh karena itu, warisan budaya ini harus kita jaga dan dilestarikan keberadaannya.
Namun akibat bencana gempa bumi 27 Mei 2006 lalu, kompleks Candi Prambanan mengalami kerusakan yang sangat serius, baik kerusakan struktural maupun kerusakan material. Untuk itu kompleks Candi Prambanan, beberapa waktu lalu sempat ditutup sebagian sehingga wisatawan hanya bisa menyaksikan keindahan candi dari batas BRC.
Berkaitan dengan itu, maka agar kegiatan pariwisata tidak terganggu dan kelestariannya dapat pulih kembali, perlu segera dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi kembali.
Pembangunan atau rekonstruksi kembali candi yang rusak akibat gempa, diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp 50 miliar. Dana ini diperoleh dari bantuan donator dan negara-negara yang peduli terhadap warisan budaya ini.
Namun, kata dia, sebelum melangkah kegiatan rehabilitasi, lebih dulu dilakukan kegiatan penyelamatan ('rescue') dan kegiatan penelitian dengan meibatkan pakar-pakar dari berbagai bidang disiplin ilmu baik nasional maupun internasional.
Oleh karena itu, dengan selesainya pembangunan kembali Candi Garuda ini diharapkan tingkat kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Candi Pramanan bisa pulih seperti sedia kala. Meski, hingga kini jumlah kunjungan ke Candi Prambanan sudah cukup banyak.
''Mulai sekarang ini, masyarakat bisa langsung menyaksikan keindahan Candi Prambanan dengan tenang dan aman,'' katanya menjelaskan. ''Sekarang wisatawan bisa langsung melihat candi dari dekat,'' tambahnya.
( Sugiarto / CN08 )