panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
08 Februari 2012 | 11:05 wib
Komunitas Holden Semarang
Bangkitkan Kejayaan dengan Jaga Orisinalitas
image

SOLID: Sejumlah anggota komunitas Holden Semarang menjalin keakraban membahas agenda klub di kawasan GOR Jatidiri Semarang. (suaramerdeka.com/ Maulana M Fahmi)

RASA puas sekaligus bangga terlihat dari raut muka anggota Komunitas Holden Semarang ketika mereka bisa mengatasi permasalahan yang 'hinggap' pada mobil pabrikan karya James Alexander Holden ini. Masalah mesin hingga aksesoris pendukung yang menempel pada bodi, bagi anggota Holden Semarang harus ditangani bersama dan wajib menjaga orsinilitas.

Ketua Holden Semarang periode 2007-2012, Tri Handoko mengatakan, untuk menemukan onderdil yang dibutuhkan, pihaknya  terus menjalin komunikasi antar komunitas penggemar Holden yang ada di seluruh Indonesia. "Orisinil itu perlu dipertahankan ketika memperlakukan barang klasik," katanya.

Berkumpul bersama dengan mengajak keluarga menurutnya dipandang ampuh untuk memelihara silaturahmi antaranggota. Terlepas dari agenda sederhana pada Jumat malam dan Minggu sore di Jalan Pahlawan Semarang tersebut, ternyata membuat  anggotanya secara perlahan bertambah.

Berdasarkan data, anggota KHS kini mencapai 30 orang. Jenis Holden buatan tahun  60an hingga 70an seperti, Holden Special, Premier, Kingswood, Statement, Belmont dan Holden One Tunner biasa terlihat bila komunitas mobil berlogo singa ini sedang berkumpul. "Suara gelegar knalpot dari masing-masing anggota seakan membangkitkan masa-masa kali pertama Holden hadir di Indonesia pada tahun 1965," tuturnya.

Selain menggelar acara intern untuk anggota komunitas, berbagai kegiatan juga dilakukan di antaranya dengan touring mengunjungi komunitas Holden di berbagai kota seperti Bali, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta.

Selain melakukan bakti sosial, dalam pertemuannya mereka juga melakukan diskusi serta membahas agenda untuk kemajuan komunitas. "Biasanya Jambore banyak digemari anak-anak Holden guna menjalin tali silaturahmi sekaligus berburu pernik-pernik serta spare part Holden yang dibutuhkan," jelas Handoko yang akrab dipanggil Chinco.

Sejarah Holden

Mobil Holden di Indonesia pada masanya cukup populer, tercatat jumlah impor Holden pada 1950-an mengalami naik turun, menjadikan perusahaan yang berkedudukan di Fishermans Bend, Port Melbourne, Victoria ini mulai berekspansi ke luar negeri, termasuk Indonesia.

Jika ditelusur lebih dalam, mobil jenis ini sempat dipakai oleh perusahaan taksi di hampir seluruh pelosok Pulau Jawa, termasuk Jakarta dan Bandung. Seiring ekspansi dan penetrasi pasar, produsen pun mengembangkan perakitan mobil di Eropa.

Hal ini ditandai dengan dirakitnya tipe Kingswood HQ yang mempunyai ciri pembaharuan dibandingkan generasi sebelumnya, seri HQ dianggap produk Holden paling radikal untuk itu pihak perakitan yang dipercaya menggunakan konstruksi perimeter frame dan semi-monocoque (unibody) serta mengadopsi suspensi belakang coil spring.

"Kapasitas silinder besar, yakni 6 silinder dan mesin V-8 atau 8 silinder membutuhkan perlakuan khusus. Bila tidak terkontrol, konsumsi bahan bakar pun akan menjadi boros dari pemakaian wajar," jelas Handoko.

(Ranin Agung, Maulana M Fahmi/CN33)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
02 September 2014 | 22:01 wib
Dibaca: 4304
image
19 Agustus 2014 | 23:16 wib
Dibaca: 6276
image
26 Juni 2014 | 18:56 wib
Dibaca: 15087
image
02 Juni 2014 | 20:50 wib
Dibaca: 12703
image
18 Mei 2014 | 03:42 wib
Dibaca: 19366
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER