panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
17 Juni 2013 | 23:28 wib
Wisuda Anak
Bukan Sebagai Miniatur Orang Dewasa
image

PELEPASAN: Para wisudawan-wisudawati siswa TK Bunga Bangsa Universal School didampingi para pengajarnya. (suaramerdeka.com / Dok)


BUDAYA
melepas kelulusan (wisuda) siswa di kalangan TK dan PAUD yang dewasa ini merebak di banyak kota besar, sering dianggap seakan-akan menjadikan anak-anak sebagai miniatur orang dewasa.

Tapi menurut pakar pendidikan anak Silviana Endang TM, S.Psi, M.Pd, MM, justru acara pelepasan seperti itu cukup positif bagi perkembangan anak, karena momentum itu akan melekat pada jiwa anak-anak, sehingga mereka tidak takut bermimpi atau bercita-cita yang tinggi dan optimis untuk mencapainya.

Silvi yang juga pemilik dan kepala sekolah TK dan PAUD Bunga Bangsa Universal School, Tlogasari, Semarang ini menandaskan, agar media berkomunikasi dan menjalin tali silaturahmi dengan seluruh alumnus serta orangtuanya seperti itu terus dilakukan.

"Ini penting agar kita bisa mengikuti perkembangan mental dan akademik sang anak demi kebersamaan serta tanggung jawab tumbuh kembang siswa-siswi bunga bangsa," kata Silviana Endang, Minggu (16/6) saat melepas siswa-siswi TK - PAUD Bunga Bangsa di Resto Elrina, Pandanaran Semarang.

Pada acara pelepasan, biasanya ditampilkan berbagai ketrampilan yang selama ini sudah dipelajari para mruidnya, misalnya paduan suara, nyanyi solo, balet, tari grup moderen. "Kami sesuaikan dengan bakat dan minat siswa yang bersangkutan," kata Silvi.

Spontanitas

TK Bunga Bangsa untuk kesekian kali melaksanakan acara pelepasan siswa-siswinya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Acara tersebut berlangsung sangat meriah dan tercermin bahwa penerapan pendidikan yang menggunakan pendekatan belajar melalui bermain yang bermakna, menjadikan anak-anak belia bunga bangsa tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, ceria, dan kreatif.

Hal tersebut tercermin dari perilaku anak-anak selama acara berlangsung, pada saat sebagian teman-temannya diatas panggung siswa yang berada di luar panggung mengikuti tarian maupun nyanyian secara spontan dan penuh keceriaan.

Silviana Endang menyampaikan, tema yang diambil tahun ini adalah Reaching Dreams Together With Love. Tema tersebut sengaja diambil untuk menumbuhkan keinginan kuat (impian dan cita-cita) agar percaya diri anak (Confidence) terpatri sejak usia dini, lanjut beliau. Beliau menyampaikan juga bahwa confidence akan mengejawantah menjadi optimisme, dan optimisme adalah 90 persen keberhasilan.

Bunga Bangsa dari tahun ke tahun selalu melakukan continuous Improvement ( perbaikan terus-menerus) sesuai dengan perkembangan jaman serta arahan dari Dinas Pendidikan terkait.

Bahkan ada momentum yang sangat mengharukan ketika siswa-siswi secara bersama-sama menyanyikanum lagu untuk mama sambil membawa bunga dan ucapan sayang kepada orang tua dilanjutkan siswa-siswi turun dari panggung serta menyerahkan bunga dan ucapan tersebut kepada orangtuanya, ada juga duet siswi dan ibunya dimana siswi memainkan organ dan mamanya yang menyanyi.

Acara pelepasan tersebut dikemas dengan melibatkan Orang Tua siswa serta seluruh jajaran pendidik, bahkan yayasan mulai dari perencanaan, persiapan, sampai pelaksanaannya. hal tersebut sengaja dilakukan agar para orang tua ikut aktif dalam pendampingan dan pengawasan kegiatan anaknya.

(Bambang Isti/CN25)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
23 Juli 2014 | 17:58 wib
Dibaca: 158
image
21 Juli 2014 | 00:53 wib
Dibaca: 860
image
18 Juli 2014 | 04:47 wib
Dibaca: 744
image
11 Juli 2014 | 13:39 wib
Rumah Sakit Columbia Asia Semarang
Hadir dengan Konsep Hospitality
Dibaca: 1191
image
01 Juli 2014 | 14:43 wib
Dibaca: 1454
Panel menu tepopuler dan terkomentar
11 Juli 2014 | 13:39 wib
21 Juli 2014 | 00:53 wib
18 Juli 2014 | 04:47 wib
23 Juli 2014 | 17:58 wib
FOOTER