
BERJOGET di panggng raksasa. (Foto CybeNews / Bambang Isti)
SEBUAH kehormatankah namanya jika para penikmat dangdut ini bisa berjoget di atas sebuah panggung, bersama artis penyanyi pula? Karena selama ini mereka hanya bisa menari di antara para penonton lain?
Ketika para penikmat dangdut berjoget di atas panggung "Sampoerna Kretek Asyiik Fest 2011", maka tak ada risiko bersenggolan yang - terkadang - bisa saja berakhir dengan perkelahian. Bahkan di atas panggung ini mereka bisa meraih hadiah jutaan rupiah, karena mereka ternyata memang 20 finalis dai berbagai kota di Jawa Tengah.
Berjoget dangdut, terbukti bisa menjadi sarana menjalin pertemanan yang asyik. Itulah yang diharapkan dari acara kompetisi "Sampoerna Kretek Asyiik Fest 2011" yang diselenggarakan di lapangan Aspol, Kalibliruk, Slawi, Tegal (9/7) lalu.
Tiga kategori.
Acara yang menjadi rangkaian kompetisi regional Jawa Tengah Babak final ini menjadi event pamungkas yang merupakan ajang berkumpulnya 84 peserta pemenang mobile entertainment dari wilayah Semarang, Yogyakarta, Magelang, Surakarta, Pati/Kudus, Madiun, dan Tegal.
"Asyiik Fest 2011" adalah kompetisi untuk 3 kategori yakni kategori joget, karaoke dan lipsycn, setelah sebelumnya penyelenggara menyambangi calon peserta di beberapa kota asal.
Yang unik dari kompetisi ini adalah mereka dinilai oleh dewan juri yakni artis yang tampil di acara itu, seperti D'String, Lamtink, Melinda dan D'Bagindas. Itu sebabnya, para finalis baik joget, karaoke atau lipsync, misalnya harus berlatih keras di belakang panggung sebelum mereka tampil bersama D'String.
Para finalis ini memiliki berbagai profesi dan latar sosial, seperti pekerja pabrik, ibu rumahtangga, sopir angkota bahkan waria. Inilah adu joget lintas profesi yang mengangkat esensi sebuah persahabatan. Bahwa betapa asyiknya persahabatan itu.