panel header


BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
07 April 2011 | 21:28 wib
Sukawi: LPI Tidak Akan Dihentikan
image

ANGGOTA Komite Normalisasi (KN) yang juga Ketua Pengprov PSSI Jateng, Sukawi Sutarip yakin kekisruhan di tubuh PSSI akan berujung happy ending. Krisis kepercayaan publik terhadap induk organisasi sepak bola Tanah Air ini dapat kembali pulih jika semua pihak duduk satu meja, berdialog dengan semangat memajukan persepakbolaan Indonesia. Keoptimisan mantan Wali Kota Semarang ini tertuang dalam petikan wawancara berikut ini.

Selamat atas terpilihnya sebagai salah satu anggota Komite Naturalisasi (KN). Apakah sebelumnya sudah mengetahui akan ditunjuk oleh FIFA menjadi bagian dari komite?

Jujur saja saya juga kaget ketika dihubungi oleh Pak Agum. Setelah itu, di media juga begitu ramai diulas. Saya baru benar-benar percaya setelah ditunjukkan SK dari FIFA saat bertemu dengan Pak Agum di rumah beliau di Jakarta. Demi perbaikan sepakbola di Indonesia saya akhirnya bersedia menerima tanggung jawab ini.

Ada yang menilai keputusan FIFA membentuk KN sebagai bentuk intervensi, tanggapan anda?

Saya kira tidak seperti itu. FIFA punya hak untuk ikut campur tangan menyelesaikan permasalahan anggotanya. Bukankah sepak bola Indonesia menginduk kepada FIFA. Pemerintah juga punya wewenang yang sama mengingat sepak bola merupakan bagian dari olahraga seperti yang telah diatur oleh UU.

Sebagai salah seorang tokoh sepak bola, menurut anda apa yang menjadi penyebab kepercayaan masyarakat terhadap PSSI menurun begitu drastis?

Begini, kami berdelapan dalam pertemuan sebelum ini telah sepakat untuk tidak membahas kekeliruan di masa lalu. Misi utama kami saat ini adalah melakukan rekonsiliasi dengan semua pihak. Jika terus membahas kejadian sebelumnya, permasalahan ini tidak akan segera selesai. Jika memang ada kekeliruan, mari kita perbaiki bersama demi kemajuan di masa mendatang.

Sebagai salah satu upaya rekonsiliasi, apa yang akan dilakukan oleh KN dalam waktu dekat ini?

Segera kami akan melakukan pertemuan dengan semua pihak yang selama ini terlibat konflik. Kami berharap dapat bertemu dengan teman-teman di Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN) pada 11 April nanti. Termasuk juga dengan Pak Nurdin Halid dkk,  semakin cepat bertemu semakin baik guna mencari solusi terbaik.

Anda sangat yakin konflik ini mampu terselesaikan sesuai harapan. Apa yang membuat anda begitu optimistis?

Begini, dalam sebuah organisasi jika semua berjalan sesuai dengan rule, dengan aturan main yang berlaku tidak akan terjadi konflik. Kalaupun ada, jika semangatnya mencari demi kebaikkan bersama pasti dapat diselesaikan. Hal yang sama akan kami lakukan di KN. Dalam membuat peraturan, kami tetap akan berpedoman terhadap statuta FIFA dan juga hukum yang berlaku di Indonesia. Jadi dasar hukumnya ada dan jelas. Setelah itu, kami akan melakukan sosialisasi keputusan-keputusan yang kami buat seluas-luasnya kepada anggota secepatnya, sehingga anggota memiliki waktu yang cukup untuk memahami keputusan-keputusan yang ada.

Kepengurusan yang lalu menganulir enam pemilik suara di kongres. Ada kemungkinan hak mereka dipulihkan oleh KN?

Kemungkinan itu ada. Tergantung nanti hasil pertemuan kami dengan para pemilik suara lainnya yang tergabung dalam KPPN. Prinsipnya, semua yang akan kami putuskan demi perbaikan sistem sepakbola di negeri ini.

Dalam rilis terbarunya, FIFA mengeliminasi empat balon calon ketua umum yakni Nurdin Halid, George Toisutta, Nirwan Bakrie dan Arifin Panigoro. Terhadap hal tersebut, sikap KN bagimana?

Ketua KN pak Agum memang berencana akan menemui FIFA khusus menanyakan hal tersebut. Saya kira FIFA bisa memahami jika kita memberikan penjelasan terkait kondisi yang sebenarnya terjadi. Seperti Pak Nirwan (Nirwan Bakrie-Red), dosanya apa kok tidak bisa mencalonkan diri. Kontribusinya terhadap sepak bola kami sudah sama-sama tahu. Saya kira untuk tiga calon terakhir ada kemungkinan bisa kembali dicalonkan.

Kelanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) bagaimana?

LPI tetap akan kami akomodir. Toh, semangatnya untuk kemajuan sepak bola. Hanya saja, mereka juga harus mengikuti aturan main yang berlaku. Nanti kami pasti juga akan berbicara dengan pihak LPI untuk mencari solusi. Saya yakin, jika berbicara atas dasar kepentingan serta kemajuan sepak bola Tanah Air, mereka akan memahami. Namun yang jelas, LPI tidak akan dihentikan.

Sebagai salah satu pemegang hak suara di kongres nanti, Pengprov Jateng sudah memiliki calon?
Suara Jateng? Oh, itu rahasia... Hahahahaha.. 

(Dian Chandra, Budi Winarto/CN26)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
03 September 2014 | 07:50 wib
Sleep Center Tunjungan Plaza
Terluas dengan Produk Premium
Dibaca: 6555
image
02 September 2014 | 20:19 wib
Dibaca: 6236
image
01 September 2014 | 16:07 wib
Jambore Sahabat Anak 2014
Kampanye Hak Anak Marginal
Dibaca: 6707
image
30 Agustus 2014 | 01:50 wib
Dibaca: 6661
image
27 Agustus 2014 | 07:32 wib
Spring Bed Motif Batik
Selaksa Tidur di Atas Awan
Dibaca: 1209
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER