panel header
ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
03 Juni 2010 | 23:35 wib
RM Karuna
Lezatnya Daging Imitasi
image

Semarang, CyberNews. Sepintas berbagai hidangan yang disedikanan restoran vegetarian tidak berbeda dengan potongan daging pada umumnya. Semuanya nampak berlemak.

Simak menu yang tersedia di rumah makan vegetarian Karuna seperti sate kulit ayam, bebek kecap, kambing guling, rendang daging sapi, atau steak tuna. Tidak terbayang berapa berat lemak yang dapat menimbun di tubuh kita usai menyantap hidangan tersebut.

Meski sama persis, tapi kandungan kalori dalam makanan tersebut sangat rendah. Bahkan hampir tidak ada kalori yang bersarang di menu-menu lezat tersebut. Sebab potongan daging ini, terbuat dari gluten atau sari pati gandum serta kaki jamur.

Bisa disebut makanan tersebut sebagai panganan lemak imitasi. Namanya juga daging palsu, rasa daging jadi-jadian ini, jelas berbeda dengan rasa daging asli. Dengan kelihaian meramu bumbu, rasa daging palsu nyaris sama dengan daging ayam sungguhan.

"Semua makanan yang kami hidangkan, berbahan gluten, jamur, rumput hijau, dan sayuranan. Kami juga tidak menggunakan bawang dan MSG," jelas Nam Tjhiang, pemilik restoran vegetarian yang terletak di Jalan Depok 47 Semarang itu.

Memasaknya pun tidak sembarangan. Sebagian besar makanannya dimasak dengan menggunakan oven. Jika memerlukan kesan berminyak, dia hanya memanfaatkan "gongsoan" kacang-kacangan. "Banyak alasan orang memutuskan sebagai vegetarian. Tetapi tidak perlu khawatir, sebenarnya banyak tumbuhan yang dapat diolah menjadi panganan seperti daging. Meski imitasi, tetapi justru lebih sehat," paparnya.

Biang Penyakit
Dijelaskan Tjhiang, memakan daging seringkali menjadi biang penyakit manusia selama ini. Seperti penyakit lidah biru, ecoli, infeksi salmonella, flu burung, penyakit sapi gila, flu babi, listeriosis (keracunan bakteri makanan), keracunan kerang-kerangan, preeklampsia (hipertensi kehamilan), Infeksi kampilobakter (bakteri hewan), dan sebagainya.

Padahal, lanjutnya, kekhasan daging hanya terdapat pada teksturnya saja. Tidak dapat dipungkiri, kegurihan daging- dagingan ada pada cara pengolahan bumbu. "Lalu alasan apa lagi yang membuat kita tidak bisa berhenti, minimal mengurangi konsumsi daging?," ujarnya.

Itu sebabnya, sejak puluhan tahun dia memutuskan untuk bervegetarian dan menyebarkan gaya hidup sehat dengan membuka restorannya.

Mengkonsumsi daging, lanjut Tjhiang, juga sangat merugikan tubuh maupun lingkungan. Sebab, produksi daging dari sebuah peternakan telah menggunakan banyak air bersih, mengotori sebagian besar badan air, hingga terjadi penebangan paru-paru Bumi.

Akibatnya, peternakan mengonsumsi banyak sereal dan kedelai dunia. "Parahnya 80% penyebab pemanasan global sekarang ini adalah karena makan daging," kata dia.

( Anggun Puspita , Diantika PW / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
01 Februari 2012 | 18:11 wib
Dibaca: 14
image
29 Januari 2012 | 13:03 wib
Asian Food Channel (AFC)
Promosikan Kuliner Indonesia ke Dunia
Dibaca: 113
image
23 Januari 2012 | 21:11 wib
Dibaca: 33
image
19 Januari 2012 | 17:17 wib
Dibaca: 18
image
09 Januari 2012 | 21:44 wib
Di Roemah Coklat Jl Pleburan
Mengawali 2012 dengan Coklat Lezat
Dibaca: 34
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER