panel header
RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
16 Mei 2010 | 15:01 wib
Jajanan Khas Semarang
Manisnya Pisang Plenet Gajahmada
image

CyberNews, Banyak ragam panganan yang berasal dari Semarang, sebut saja wingko babat, loenpia, bandeng presto, pisang plenet dan masih banyak lagi lainnya.

Kesamaan semua makanan yang berasal dari Semarang hampir semuanya memiliki rasa manis, dan rasa manis itulah yang membuat orang Semarang maupun wisatawan dari Semarang kangen dengan makanan khas Semarangan itu.

Salah satu contoh makanan dengan rasa manis dan banyak dicari wisatawan waktu berkunjung ke kota ATLAS itu, Pisang Plenet. Pisang Plenet sendiri berasal dari pengolahan makanan yang sangat sederhana, yakni pisang kepok kuning yang dibakar dulu sebelumnya setelah itu di plenet (digencet) setelah pisang diplenet baru dikasih dengan coklat, kacang ataupun selai nanas.

Bentuk makanan ini seperti sandwich, dimana bagian paling bawah adalah pisang sedangkan dibagian tengah atau isinya adalah selai nanas ataupun coklat sesuai keinginan pembeli baru setelah itu bagian atasnya diberi pisang berbentuk plenet lagi. Dibagian paling atas pisang ini ditaburi gula bubuk sehingga rasa manis mendominasi makanan ini.

Salah satu penjual makanan pisang plenet di Semarang yakni Yuli Supardi (36 tahun), dia berjualan di jalan Gajahmada, tepat berada di seberang hotel Quirin.

Meski tempat jualannya hanya berupa gerobak dorong, namun aku Yuli setidaknya dia dalam sehari habis pisang 10 tandan. "Kebanyakan yang datang kesini adalah orang Semarang yang merantau di luar kota mas, mereka kangen dengan makanan ini. Namun banyak juga wisatawan yang ingin nyicipi pisang plenet ini," kata bapak berputra tiga itu.

Yudi mengaku dulunya dia berjualan di jalan Pemuda namun karena seringnya penertiban yang dilakukan Satpol PP di daerah tersebut, akhirnya dia memutuskan untuk pindah ke jalan Gajahmada sejak tahun 2000 hingga sekarang.

Rasa pisang plenet yang dijajakan Yudi sendiri ada 4 rasa yakni, pisang plenet selai nanas, rasa coklat, kacang coklat, keju.

Harga satu tangkup pisang plenet pun sangat murah hanya Rp 2.500, untuk semua rasa kecuali rasa keju yang berharga Rp 3.500.

Pisang plenet ini sangat nikmat saat dinikmati di saat hangat, rasanya pun unik ada rasa sepet khas pisang dan tentu saja rasa manis karena banyaknya gula bubuk yang ditaburkan.

( Wisanggeni / CN13 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
22 Februari 2012 | 19:51 wib
Dibaca: 13
image
19 Februari 2012 | 16:39 wib
Dibaca: 22
image
10 Februari 2012 | 07:17 wib
Dibaca: 189
image
01 Februari 2012 | 18:11 wib
Dibaca: 96
image
29 Januari 2012 | 13:03 wib
Asian Food Channel (AFC)
Promosikan Kuliner Indonesia ke Dunia
Dibaca: 287
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER