panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
13 Juni 2013 | 18:52 wib
Dibuka Pendaftaran Pelatihan Wartawan Kebudayaan 2013
­

JAKARTA, suaramerdeka.com - Wartawan kebudayaan di tanah air, pada umumnya berasal dari beragam latar pendidikan. Ada yang beruntung sebelum diterjunkan ke lapangan, mereka mendapatkan pelatihan di media bersangkutan secara memadai.

Tapi, pada umumnya para wartawan kebudayaan di Indonesia belajar sendiri di lapangan, sambil bekerja. Sehingga karya-karya jurnalistik mereka, seringkali kurang memuaskan pembaca, khususnya bagi pembaca yang menggeluti bidang  kebudayaan sebagai profesi, maupun yang memiliki pengetahuan kebudayaan yang mendalam.
 
Untuk menjawab tantangan itu, maka satu-satunya jalan adalah meningkatkan kompetensi wartawan kebudayaan di berbagai jenjang: dasar, menengah dan lanjut melalui pendidikan. Sekolah Jurnalisme Kebudayaan–Persatuan Wartawan Indonesia (SJK-PWI) bersama Pusat Pengembangan SDM Kebudayaan Kemdikbud, tahun ini akan menggelar pelatihan. Pelatihan ini merupakan yang kedua, melanjutkan kerjasama SJK-PWI dan Kemdikbud (Ditjen Kebudayaan).

"Pelatihan tingkat dasar ini, ibarat orang membangun rumah, adalah meletakkan pondasi kompetensi bagi wartawan kebudayaan tanah air," ujar Direktur SJK-PWI Yusuf Susilo Hartono di Jakarta, Kamis (12/6). Dia menambahkan, peserta tidak dipungut biaya.
 
Menurut Yusuf pendaftaran dibuka hingga 30 Juni 2013. Adapun persyaratannya sebagai berikut. Wartawan muda yang sehari-hari meliput bidang kebudayaan, S1, mendapat persetujuan dari Pemimpin Redaksi, melampirkan selembar foto 4 X 6 cm, dan kliping tulisan (straight news, dan feature). Berkas pendaftaran harap dikirim ke alamat email sjk_pwi@yahoo.com, cc. pwi.pusat@yahoo.com, yshartono@yahoo.co. Bagai pendaftar yang lolos seleksi berkas akan segera dihubungi.
 
Pelatihan akan berlangsung sesudah hari raya Idul Fitri, di Puncak-Bogor, selama seminggu. Dengan nara sumber yang
kompeten dibidangnya masing-masing, antara lain Prof Edi Sedyawati (UI), Prof Mudji Sutrisno (STF Driyarkara),  Prof
Wahyu Wibowo (Unas) Dr. Sal Murgiyanto (IKJ), Asmujo Jono Irianto (FSR-ITB),  Junus Satrio Atmodjo (Ikatan Arkeologi Indonesia), Bre Redana (Kompas), Arbain Rambey (Kompas), Hendry Ch bangun (PWI Pusat) dan lain-lain. 

Dengan mata pelajaran antara lain Pengantar Sejarah Kebudayaan; Pengantar Filsafat Seni; Permuseuman, Cagar Budaya, UUCB;  Penulisan Feature; Dasar-dasar Kritik Seni Rupa, Pertunjukan, Film, Sastra; Kode Etik Jurnalistik ; Bahasa Indonesia Jurnalistik; Fotografi Jurnalistik; Praktik peliputan dan Penulisan Feature / Kritik .

"Pada akhir latihan akan diadakan ujian, untuk menentukan peserta lulus atau tidak," ujar Ketua Departemen Wartawan Film, Kebudayaan dan Pariwisata PWI Pusat.Wartawan kebudayaan di tanah air, pada umumnya berasal dari beragam latar pendidikan. Ada yang beruntung sebelum diterjunkan ke lapangan, mereka mendapatkan pelatihan di media bersangkutan secara memadai.

Tapi, pada umumnya para wartawan kebudayaan di Indonesia belajar sendiri di lapangan, sambil bekerja. Sehingga karya-karya jurnalistik mereka, seringkali kurang memuaskan pembaca, khususnya bagi pembaca yang menggeluti bidang  kebudayaan sebagai profesi, maupun yang memiliki pengetahuan kebudayaan yang mendalam.
 
Untuk menjawab tantangan itu, maka satu-satunya jalan adalah meningkatkan kompetensi wartawan kebudayaan di berbagai jenjang: dasar, menengah dan lanjut melalui pendidikan. Sekolah Jurnalisme Kebudayaan–Persatuan Wartawan Indonesia (SJK-PWI) bersama Pusat Pengembangan SDM Kebudayaan Kemdikbud, tahun ini akan menggelar pelatihan. Pelatihan ini merupakan yang kedua, melanjutkan kerjasama SJK-PWI dan Kemdikbud (Ditjen Kebudayaan).

"Pelatihan tingkat dasar ini, ibarat orang membangun rumah, adalah meletakkan pondasi kompetensi bagi wartawan kebudayaan tanah air," ujar Direktur SJK-PWI Yusuf Susilo Hartono di Jakarta, Kamis (12/6). Dia menambahkan, peserta tidak dipungut biaya.
 
Menurut Yusuf pendaftaran dibuka hingga 30 Juni 2013. Adapun persyaratannya sebagai berikut. Wartawan muda yang sehari-hari meliput bidang kebudayaan, S1, mendapat persetujuan dari Pemimpin Redaksi, melampirkan selembar foto 4 X 6 cm, dan kliping tulisan (straight news, dan feature). Berkas pendaftaran harap dikirim ke alamat email sjk_pwi@yahoo.com, cc. pwi.pusat@yahoo.com, yshartono@yahoo.co. Bagai pendaftar yang lolos seleksi berkas akan segera dihubungi.
 
Pelatihan akan berlangsung sesudah hari raya Idul Fitri, di Puncak-Bogor, selama seminggu. Dengan nara sumber yang kompeten dibidangnya masing-masing, antara lain Prof Edi Sedyawati (UI), Prof Mudji Sutrisno (STF Driyarkara),  Prof Wahyu Wibowo (Unas) Dr. Sal Murgiyanto (IKJ), Asmujo Jono Irianto (FSR-ITB),  Junus Satrio Atmodjo (Ikatan Arkeologi Indonesia), Bre Redana (Kompas), Arbain Rambey (Kompas), Hendry Ch bangun (PWI Pusat) dan lain-lain. 

Dengan mata pelajaran antara lain Pengantar Sejarah Kebudayaan; Pengantar Filsafat Seni; Permuseuman, Cagar Budaya, UUCB;  Penulisan Feature; Dasar-dasar Kritik Seni Rupa, Pertunjukan, Film, Sastra; Kode Etik Jurnalistik ; Bahasa Indonesia Jurnalistik; Fotografi Jurnalistik; Praktik peliputan dan Penulisan Feature / Kritik.

"Pada akhir latihan akan diadakan ujian, untuk menentukan peserta lulus atau tidak," ujar Ketua Departemen Wartawan Film, Kebudayaan dan Pariwisata PWI Pusat.

(Benny Benke/CN38)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga



    Panel menu
    image
    23 April 2014 | 20:42 wib
    Dibaca: 455
    image
    23 April 2014 | 20:41 wib
    Marche du Film-Festival de Cannes 2014
    Indonesia Berpartisipasi di Cannes Film Festival 2014
    Dibaca: 375
    image
    23 April 2014 | 20:39 wib
    Dibaca: 421
    22 April 2014 | 20:21 wib
    Dibaca: 573
    image
    21 April 2014 | 20:56 wib
    Dibaca: 666
    Panel menu tepopuler dan terkomentar
    FOOTER