panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
10 Juni 2013 | 21:03 wib
Andi Auriek, Baru dan Siap Mati
­
image

JAKARTA, suaramerdeka.com - Totalitas yang dibarengi dengan kemampuan teknis yang rapi dalam musik, di luar sisi keberuntungan seorang artis, dengan dukungan manajemen yang rapi, seperti dikatakan pemerhati musik Bens Leo, sangat mendukung kesuksesan seorang penyanyi. Apalagi sebagai seorang solois, dukungan manajemen dalam memilihkan lagu, komposer dan siasat memasarkan lagu tersebut,"Sangat memegang peranan kunci," ujar Bens di Jakarta, akhir pekan lalu.

Oleh karena itu, dia menilai kehadiran sejumlah solois di industri musik Indonesia, seperti Andi Auriek misalnya, sangat bergantung pada totalitasnya di industri yang sangat keras ini. Sebagaimana sejumlah solois lainnya, Andi pun mengaku telah mengasah  kemampuannya menulis lirik sekaligus mengkomposisi lagunya sendiri.

Apakah kemampuan menulis dan mengkompisisi lagu sudah cukup dijadikan bekal untuk terjum ke industri musik? Belum, jawab Bens. Sebab menurut dia, biasanya seorang penyanyi atau sebuah grup band, akan mati dengan sendirinya, bila single pertama atau album debutan mereka tidak bersambut pasar, "Meski sebenarnya single atau album itu, belum tentu tidak baik, ketika pasar tidak meresponnya," katanya. Demikian pula di single atau album berikutnya.

Oleh karena itu dia berharap Andi mempunyai stamina yang panjang jika ingin benar-benar bertempur di industri musik.

Si empunya nama kelahiran Palu, Sulawesi Tengah, 8 September 1986 itupun menyanggupi tantangan itu. Berbekal materi lagu yang sepengakuannya telah banyak, dan ia ciptakan sendiri, serta dia komposisi sendiri, dia bersiap bersaing dengan sejumlah solois yang telah ada dan mapan di Indonesia. Single "Sampai Mati", telah dia siapkan untuk menyapa pendengar musik Indonesia. Sejumlah single lainnya, menurut dia, secara tematik, mempunyai kaitan dan jalinan cerita dengan sejumlah lagu lainnnya.

Sehingga pada rilis albumnya nanti, "Ada keterkaitan cerita, sehingga album saya kelak bisa bercerita," katanya. Membungkus albumnya dengan warna pop rock, debutan yang mengaku siap mati di industri musik itu, juga berharap kehadirannya "tidak sekali berarti sudah itu mati". Meminjam petilan puisi milik Chairil Anwar.

Mantan vokalis grup band Kasat dan Newstar, itu juga menjamin dirinya akan mempunyai stamina berlapis, bila single dan albumnya kelak, hasilnya tidak seperti yang diaharapkan, "Yang penting saya kerja dulu, hasilnya, biarkan nasib yang mengurusnya," katanya.

(Benny Benke/CN38)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
image
31 Agustus 2014 | 02:36 wib
Dibaca: 378
image
31 Agustus 2014 | 00:26 wib
Dibaca: 353
image
30 Agustus 2014 | 17:16 wib
Dibaca: 498
image
30 Agustus 2014 | 15:57 wib
Dibaca: 411
image
27 Agustus 2014 | 15:04 wib
Dibaca: 1104
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER