panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
07 Juni 2013 | 22:19 wib
Kartun Indonesia Sabtu Pagi di Indosiar
­

JAKARTA, suaramerdeka.com - Tak banyak film kartun atau animasi buatan lokal, dan dikerjakan sendiri  oleh orang Indonesia dan perusahaan Indonesia. Melihat peluang itu, Indosiar bekerjasama dengan PT Animasi Kartun Indonesia (Dreamtoon Animation Studios) membuat film kartun untuk anak-anak Indonesia.

Di Sabtu pagi, tak tanggung-tanggung stasiun televisi berlambang ikan terbang itu menayangkan sekaligus tiga judul film, masing-masing berdurasi 11 menit. Film animasi dengan tagline "Sabtu Pagi... Kartun Indonesia Untuk Anak Indonesia" ini bakal tayang tiap Sabtu pagi pukul 08.00-09.00 Wib mulai 8 Juni 2013, dengan host Coboy Junior.

"Sudah lama anak-anak Indonesia tidak memiliki idola tokoh animasi buatan Indonesia. Kini saatnya dunia animasi Indonesia melahirkan tokoh-tokoh animasi buatan anak bangsa, yang dicintai anak-anak Indonesia. Melalui penayangan Kartun Indonesia ini, juga diharapkan akan menjadi wadah ekspresi bagi para  animator di Indonesia," ungkap Harsiwi Achmad, Direktur Program dan Produksi Surya Citra Movie (SCM).

Kartun berjudul Nina Sahabatku, Pendekar Lalat Samufly dan Keluarga Somad ini akan dihantarkan oleh personil Coboy Junior yang kini tengah digandrungi anak-anak Indonesia. Kiki, Bastian, Iqbal dan Aldi selain mengantarkan penayangan ke 3 film kartun tersebut, juga akan membawakan lagu-lagu hitnya.

"Filmnya seru banget, pokoknya 'nyesel' deh kalau nggak nonton. Aku paling suka yang Pendekar Lalat Samufly, kayaknya sih bakalan jadi idola aku deh," ungkap Kiki.'

Sementara itu, menurut Eko Nugroho, Direktur Utama Dreamtoon, perkembangan animasi di Indonesia mencoba untuk bangkit, setelah digempur oleh tayangan animasi dari luar. Sekarang adalah saat yang tepat untuk bangkit.

"Dreamtoon Animation Studios siap menjadi salah satu pelopor animasi terbesar di Indonesia dengan hasil-hasil terbaik karya anak bangsa yang menghibur dan menginspirasi," papar Eko yang mengendalikan Dreamtoon dari Ungaran.

Dreamtoon sendiri memiliki 4 studio animasi yang tersebar di bebera kota, selain Semarang adalah di Yogyakarta, Bandung dan Jakarta. Dengan jumlah animator sebanyak 80 orang, Dreamtoon menghasilkan produk animasi dalam beberapa medium,
yaitu animasi 2 D (hand drwan animation), animasi 3 D (CG Animation) dan stop animation (puppet animation).

"Saat ini kami sudah mampu mengembangkan teknologi yang bisa menyelesaikan satu episode hanya dalam waktu 3 hari, dengan proses yang biasa, tayangan 11 menit membutuhkan proses pengerjaan selama 3 bulan, tapi dengan teknologi terkini, kami mampu membuatnya dalam waktu 3 hari dengan kualitas yang dapat diandalkan," ungkap Eko yang mencintai dunia animasi sejak masih muda.

Saat ini Eko telah menyiapkan 5 judul film sekaligus yang semuanya telah siap tayang. Namun untuk sementara baru 3 judul yang ditayangkan Indosiar. Tim nya saat ini telah menyelesaikan tidak kurang dari 150 episode dari 5 judul yang dia ciptakan.

"Sementara ini Nina Sahabatku, Pendekar Lalat Samufly dan Keluarga Somad yang sudah mendapat slot tayang, sementara masih ada Si Petok yang menunggu giliran," ungkap Eko.

Nina Sahabatku berkisah mengenai gadis cilik berusia 5 tahun bernama Nina. Ia tinggal di peternakan dengan orangtuanya. Di peternakan Nina memiliki teman-teman yang selalu menemaninya bermain dan belajar. Monmon si monyet, Yamyam si ayam,
Baubau si kerbau, Paipai si tupai dan Bingbing si kambing. Bersama teman-temannya Nina belajar mengenai alam. Lewat alam terciptalah lagu-lagu indah karangan AT Mahmud yang selalu mereka dendangkan.

Sementara Pendekar Lalat Samuflay bercerita mengenai para pendekat lalat pembasmi kejahatan yang cinta lingkungan. Mereka harus melawan Sinister Gank yang selalu menginginkan dunia tetap kotor dan penuh sampah.

Keluarga Somad terdiri dari Pak Somad, bu Inah dan 2 anak mereka, Dudung dan Ninung. Mereka keluarga sederhana yang tinggal di lingkungan masyarakat yang beragam. Keluarga Somad mengisahkan kehidupan keluarga Indonesia sehari-hari lengkap dengan berbagai persoalannya.

(Tresnawati/CN38)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
27 Juli 2014 | 20:28 wib
Dibaca: 719
27 Juli 2014 | 20:26 wib
Dibaca: 429
27 Juli 2014 | 20:24 wib
Dibaca: 547
image
27 Juli 2014 | 20:12 wib
Dibaca: 787
image
27 Juli 2014 | 20:03 wib
Dibaca: 669
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER